Hujatan ditujukan kepada Presiden Joko Widodo merujuk pada kesalahan dalam berpidato. Dalam sebuah pidatinya pada hari Pancasila 1 Juni, Jokowi salah menyebut tempat kelahiran Bung Karno

Peringatan yang digelar 1 Juni kemarin di Blitar ini Jokowi membacakan teks pidato. Dalam teks tersebut Jokowi menyebut bahwa Bung Karni lahir di Blitar, dan bukan di Surabaya seperti yang dituliskan dalam sejarah. Bagi semua orang, kesalahan ini sangatlah fatal dan tak bisa ditolerir.

Ternyata kesalahan itu bukan terjadi pada Jokowi, melainkan Sukardi Rinakit selaku yang menulis teks pidato tersebut. Dia mengaku bertanggung jawab atas kesalahan ini dalam pernyataan pers yang dilakukannya.

Sukardi menuturkan, sebelumnya Jokwoi sempat mempertanyakan kepastian tempat kelahiran bapak proklamator tersebut. Jokowi sempat mengatakan bahwa setahunya kelahirann Bung Karno berada di Surabaya, namun Sukardi menegaskan bahwa Bung Karno lahir di Blitar.

Alasan Sukardi yakin bahwa Bung Karno lahir di Blitar adalah situs Tropenmuseum.nl yang menuliskan bahwa beliau lahir di Blitar. Dalam pernyataan persnya, Sukardi meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia beserta keluarga besar Soekarno.