Sudah sejak beberapa waktu yang lalu jumlah kasus wabah Ebola meningkat. Dari total 2.240 kasus, 1.229 diantaranya meninggal dunia. Jumlah kasus dan korban tersebut berdasarkan dari penelitian WHO terkait penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Dan sepertinya kasus tersebut akan semakin bertambah jumlahnya jika ngga ada tindakan pencegahan yang dilakukan.

Seperti yang dilaporkan oleh surat kabar The Straits Times, WHO menyatakan akan bekerja sama dengan badan pangan PBB, WFP, untuk memberikan bantuan berupa pangan kepada korban Ebola tersebut. Sekitar satu juta orang akan menerima bantuan pangan dari WFP. Bantuan tersebut akan terpusat di negara yang menjadi prioritas, yakni Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang kebanyakan berasal dari kawasan Afrika Barat terutama Nigeria, Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Penyakit yang asalnya dari sungai di Kongo ini sangat mematikan dan masih belum diketahui obat yang paling tepat untuk menyembuhkan korban yang terjangkiti.

Virus ini mempunyai penyebaran yang sangat cepat. Virus ini juga bisa menular hanya dengan kontak fisik, baik melalui cairan ataupun kulit. Sampai saat ini kemungkinan hidup untuk korban yang terjangkiti ebola adalah 0% atau berdampak kematian. Setidaknya ngga sampai enam hari dari diagnosa awal, kemudian penderita ebola akan meninggal dunia.

Hingga saat ini para peneliti sedang mencari vaksin yang pas tepat untuk bisa menyembuhkan korban ebola. Semakin cepat ditemukan maka semakin banyak yang masih bisa terselamatkan.