Media Sosial Sebagai Portfolio

LAZONE.ID - Penting nih, Bro!

Ingin hasil karyamu semakin dikenal khalayak luas? Kualitas foto yang mumpuni memang menjadi syarat utama, tapi karya yang baik dapat disempurnakan dengan pemasaran di media sosial yang tepat. Ayo mulai jadikan media sosial sebagai portfoliomu! Caranya? Simak tips berikut:

 

1. Siapa kamu?

Tipe foto yang kamu tangkap mendenifiskan siapa dirimu dan apa spesialisasimu. Salah satu dari beberapa contoh fotografer yaitu prewed, fashion atau landscape. Kalau kamu, fotografer seperti apa? Apakah kamu hanya berfokus kepada satu bidang atau berbagai bidang fotografi? Tentukan siapa dirimu.

Selain itu, kamu juga harus memiliki koleksi foto terbaikmu. Foto ini adalah karya yang kamu jagokan dan menjadi visual yang dapat mewakili seluruh karya yang sudah kamu ciptakan.

 

2. Detil!

Sebagai portfolio, Media Sosialmu harus bisa memudahkan calon klien untuk dapat menghubungimu. Oleh karena itu, pastikan kamu mencantumkan kontak pribadi seperti nomor telfon dan email. Deskripsikan juga berbagai jenis jasa yang kamu berikan agar audiens dapat menyesuaikan dengan kebutuhan mereka.

 

3. Jangan hanya tunjukkan, ceritakan.

Satu foto memang bermakna ribuan kata. Tapi di sosial media, caption yang menarik dapat mengajak orang lain untuk mengerti pesan yang ingin kamu sampaikan. Kamu juga dapat menulis di blog jika dirasa perlu. Bagikan proses kreatif dan momen yang terjadi di balik layar saat melakukan foto sesi. Tutorial fotografi juga merupakan konten yang masih menjadi favorit. Kenapa? Soalnya nggak bakalan basi!

 

4. Lakukan Interaksi

Sosial Media adalah sebuah jejaring sosial yang pada dasarnya diciptakan untuk berkomunikasi antara satu pengguna dengan pengguna lainnya, hal ini juga berlaku buat kamu. Komunikasi dua arah dapat memberikan dampak yang besar. Mereka akan merasa dihargai dan percaya