Francesco Bagnaia menyerap tekanan besar di MotoGP San Marino. Ia bertarung ketat dengan Fabio Quartararo.

Bagnaia yang tampil dominan akhirnya menang berturut-turut di MotoGP 2021. Ia menjalani balapan yang keren setelah meluncur ke posisi terdepan.

Ia terus menjauh menghasilkan gap sampai 1 detik dengan rombongan belakangnya. Sepanjang paruh pertama balapan, Bagnaia memegang kendali kuat setelah memperbesar keunggulannya menjadi lebih dari dua detik.

Baca Juga: Ducati Dorong Bagnaia Juara MotoGP



Rider Italia itu juga dibantu oleh kesalahan Jack Miller dan Quartararo di Tikungan 13 pada putaran delapan. Pada lap kesembilan, keunggulan Bagnaia hampir tiga detik, tetapi jarak itu terus berkurang.

Bagnaia memilih ban belakang lunak sementara Quartararo memilih ban sedang. Penurunan kecepatan itu pun makin terlihat di penghujung putaran.



Pada lap 14, Quartararo melakukan overtaking kepada Miller yang sedang berjuang di tikungan ke-6. Rider Yamaha itu pun mampu memperkecil ketertinggalan dari Bagnaia menjadi 1,2 detik dengan hanya delapan lap tersisa.

Di belakang, rookie Avintia Bastianini memulai startnya dari posisi 12 di grid. Ia terus naik ke posisi keempat pada lap enam setelah melewati Marc Marquez.

Bastianini mencatat lap tercepat saat balapan di jarak menengah, memungkinkan untuk melepaskan diri dari kelompok di belakang dan memburu podium perdananya.

Bastianini juga melewati pembalap pabrikan Ducati dengan Desmosedici yang berusia dua tahun lebih tua bersama Avintia. Miller takluk di Tikungan 13 untuk naik ke posisi ketiga.

Di depan, Quartararo terus mengikis keunggulan dari Bagnaia. Quartararo terlihat memiliki cengkeraman yang lebih baik daripada Ducati di depan, tetapi Bagnaia bisa menahan Yamaha dengan menggunakan kekuatan top speed GP21 di trek lurus.

Kecepatan itu juga menutup jalan Quartararo untuk menyalip di lap terakhir. Bagnaia akhirnya mengklaim kemenangan MotoGP keduanya selama berkarir.