Seperti banyak hal lainnya di dunia ini, sekarang sepak bola Eropa, terutama Inggris sedang dalam fase menunggu. Keputusan tentang bakal seperti apa kelanjutan dari musim 2019/2020 ini belum juga turun. Belum ada pertanda sama sekali kapan kompetisi elit ini bakal kembali bergulir atau apakah bakal dihentikan begitu saja dan memulai musim yang baru.

Tapi, apa yang bakal terjadi dan dilakukan ketika kompetisi sepak bola kembali bergulir?

Minggu lalu, FA memutuskan untuk semua kompetisi non liga supaya berakhir tanpa juara sama sekali. Tapi sepertinya gak begitu dengan kompetisi kasta teratas di Inggris ini.

Well, legenda MU yang kini jadi pengamat sepak bola punya masukan terkait hal tersebut, Bro.banner-ads



Masukan dari Gary Neville tentang kelanjutan liga adalah dengan melanjutkan sisa kompetisi dalam jeda yang lebih padat ketika sudah aman. Ini mirip dengan rencana yang FA godok sekitar minggu lalu. Lalu memadatkan jadwal musim depan kalau memang dibutuhkan, ini untuk mengantisipasi bergesernya jadwal akibat dari penuntasan sisa musim ini. Memperpanjang kontrak pemain yang seharusnya berakhir di Bulan Juni supaya mereka bisa main sampai akhir musim, dan menyediakan paket bantuan finansial untuk klub yang membutuhkan dan para klub non liga.

Namun hal tersebut langsung disanggah oleh Piers Morgan yang mengatkan bahwa masukannya gak mungin berjalan secara nyata. Menurut pandangan Piers Morgan, menuntaskan liga dengan menggelar 3 pertandingan satu minggu bakal meningkatkan potensi cedera para pemain meskipun kapasitas jumlah pemain tim ditingkatkan. Dirinya juga mengatakan bahwa opsi terbaik tetaplah mengakhiri musim tanpa juara dan degradasi.



Seluruh liga yang terhenti emang sedang menghadapi dilema tentang kelanjutan kompetisi di negara mereka, Bro. FA sebagai badan otoritas sepak bola Inggris bakal menawarkan solusi baru untuk masalah ini.

FA menawarkan kompetisi bergaya Piala Dunia yang bakal digelar pada bulan Juni-Juli. Mereka melihat kesempatan ini karena diundurnya Euro 2020 selama satu tahun meninggalkan ruang yang cukup luas di musim panas untuk menjalankan jadwal yang tersisa. Rencana ini mirip dengan rencana sebelumnya yang menyebutkan bahwa kompetisi bakal dibuat padat dan hanya dimainkan di beberapa stadion. Bedanya mungkin terletak di sistem kompetisi yang menggunakan sistem gugur seperti Piala Dunia.

FA terus mengkaji potensi kelanjutan liga tanpa harus menyelesaikannya begitu saja karena sepak bola Inggris punya kontrak yang sangat mahal atas hak siar klub yang berada di bawah naungannya.  Selain itu, dalam hal finansial ini bakal membantu semua orang yang sempat terganggu karena dihentikannya jadwal secara tiba-tiba karena penyebaran wabah covid-19.

Kalau menurut lo sendiri, sebaiknya kompetisi sepak bola di Eropa yang tersisa dilanjut dengan format yang berbeda atau berhenti begitu saja tanpa juara, Bro?