Belum lama ini, ada dua tim mencetak sejarah dalam satu pertandingan Liga Champions sekaligus . Dua tim tersebut adalah Atalanta dan PSG. Perhatian tertuju pada pertandingan ini karena ini adalah musim UCL pertama buat Atalanta dan juga PSG sedang berusaha mencapai semifinal pertama mereka dalam sejarah.

Pertandingan berjalan alot dan menegangkan, terlebih ketika Pasalic membawa Atalanta unggul di babak pertama.

PSG yang berisikan pemain bintang terlihat benar-benar kesulitan menembus pertahanan Atalanta yang didukung oleh determinasi tim super tinggi. Pasukan arahan Thomas Tuchel pun nyaris pasrah ketika hingga menit ke-90 mereka masih belum bisa menyamakan kedudukan.

Tapi keajaiban itu tentu datang di menit-menit akhir ketika PSG berhasil memecah kebuntuan dan melakukan comeback cuma dalam 3 menit.banner-ads


Perhatian para penggemar Liga Champions emang tertuju pada Neymar yang menunjukkan performa luar biasa sepanjang pertandingan. Namun ada satu pahlawan yang gak bisa diremehkan kontribusinya. Pemain tersebut adalah Eric Maxim Choupo-Moting.

Choupo-Moting jadi semacam paradox untuk PSG karena dirinya adalah seorang pemain gratisan yang dibuang oleh Stoke City yang degradasi dari Premier League, namun jadi pahlawan untuk PSG dalam momen krusial.

Meski dikenal sebagai pemain gratisan buangan Stoke, Choupo-Moting menghabiskan sebagian besar karirnya di Bundesliga Jerman. Memulai karir di tim pelapis Hamburg SV pada tahun 2007 hingga dijual oleh Schalke 04 pada tahun 2017. 


Lalu akhirnya pada tahun 2018 PSG yang sedang membutuhkan pelapis di bagian sayap penyerangan dan penyerang depan memutuskan untuk mengambil Choupo-Moting yang habis kontrak dengan Stoke City. Banyak yang heran emang kenapa klub kaya seperti PSG malah berminat pada pemain tua seperti dirinya.

Tapi ternyata pemain keturunan Kamerun-Jerman ini bisa ‘sukses’ sebagai pemain pelapis di skuad Les Parisiens. Dirinya udah mencetak setidaknya satu gol dari semua kompetisi domestik di Prancis dan di level Eropa.

Golnya di UCL adalah gol kemenangan yang dicetak di menit 90+3. Berkat gol yang dicetaknya itu, PSG pun mencatatkan sejarah klub dengan berhasil masuk ke fase semifinal pertama mereka selama keikutsertaannya di Liga Champions.

Choupo-Moting juga jadi pemain keenam dari skuad musim 2017/2018 Stoke City yang berhasil menembus fase semifinal Liga Champions. Sebelumnya ada Ibrahim Afellay, Peter Crouch, Jese Rodriguez, Bojan Krkic, dan Xherdan Shaqiri yang bermain bersama tim masing-masing kala itu.

Jadi menarik nih Bro buat melihat kejutan apa lagi yang bisa dihadirkan oleh striker pelapis satu ini.