MU Gagal ke UCL, Solskjaer Singgung Mourinho?

LAZONE.ID - Pergantian pelatih yang dianggap sebagai biang kerok, dari Mourinho hingga ke Solskjaer terbukti tetap tidak ampuh.

MU emang mengakhiri musim Liga Inggris kali ini dengan catatan minor. Tim sebesar MU harus berpuas diri finish di posisi ke-6 klasemen. Dan tentu hasil itu, bikin MU gagal ke UEFA Liga Champion musim depan, dan hanya akan menghadapi kompetisi Liga Europa.

Ini tentu raihan yang buruk banget untuk tim sebesar MU. Gimana enggak, MU biasanya selalu jadi langganan juara Liga Inggris, paling tidak jadi pesaing di 3 besar. Pergantian pelatih yang dianggap sebagai biang kerok, dari Mourinho hingga ke Solskjaer terbukti tetap tidak ampuh.

Solskjaer sendiri melakukan pembelaan kalo gak benar, kualitas yang dipunya MU gak pantas untuk bersaing dalam perebutan juara Liga Inggris musim ini. Solskjaer menilai merosotnya penampilan pemain Doi, akibat pergantian pemain di pertengahan musim.

"Kami hanya merasa kesulitan. Ini telah jadi musim panjang yang emosional bagi mereka, baik secara fisik maupun secara emosional. Ketika anda kehilangan pelatih di pertengahan musim, itu tidak mudah bagi para pemain."

Jadi, Solskjaer menganggap kehilangan Mourinho di pertengahan musim jadi bumerang tersendiri bagi MU, berdampak cukup signifikan bagi para pemain.

Nah, menurut lo sendiri, apakah benar perginya Mourinho di pertengahan musim berdampak buruk bagi kesebelasan MU? Atau emang kualitas pemain MU sekarang gak sepadan bersaing dengan tim top Liga Inggris lainnya, Bro?