Nggak perlu dijelaskan lebih dalam, rantai adalah part yang memindahkan tenaga dari pedal ke roda. Tapi part ini juga punya beberapa kekurangan.

Sebagai alternatifnya, meski belum banyak juga yang memakai, lo bisa gunakan drive belt. Ini adalah sabuk yang berbahan nilon, karbon, polyester dan sebagai yang biasanya juga dipakai di industri otomotif.

Sebelum lo berpindah dari rantai ke drive belt, cek dulu kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan yang paling signifikan dari rantai adalah kebersihan. Drive belt paling gampang dibersihkan. Lo nggak perlu menambahkan pelumas karena part ini nggak punya engsel yang bergerak.

Kalau drive belt kotor, cukup dibersihkan dengan kain lap. Easy!



Drive belt juga punya waktu pakai yang lebih lama. Kalau lo akan mengganti rantai setelah 4 ribu km pemakaian, drive belt bisa sampai 15 ribu.

Yang bikin drive belt lebih menarik adalah kesenyapannnya. Part ini tidak terbuat dari metal, jadi bunyi yang dihasilkan lebih kecil.

Terlebih, drive belt punya bobot yang lebih ringan. Selisih bobot dengan rantai bisa sampai 200 gram lebih.

Lo tertarik upgrade ke drive belt?

Sebentar, part ini punya kekurangan. Drive belt biasanya lebih mahal. Harga termurah drive belt di atas 400 ribu. Itu baru drive belt saja, belum part lain yang juga harus lo ubah buat bisa upgrade ke drive belt.

Kelemahan drive belt nggak bisa disesuaikan panjang dan pendeknya. Yang harus disesuaikan adalah jarak roda dengan pedal.



Kalau pakai drive belt, lo nggak bisa pakai multi gear. Ini yang bikin drive belt kurang populer di tengah keunggulannya.