Merdeka.com --- Piala Dunia 2014 semakin dekat. Warga sejagat sibuk mempersiapkan diri dengan atribut tim favorit mereka.

banner-ads

Di lain lini, negara-negara bertanding juga ikut berbenah hingga menampilkan selentingan yang mungkin tak diduga sebelumnya. Politik bola.

Tim nasional Argentina rupanya telah menghidupkan kembali persaingan mereka dengan tim nasional Inggris.

Mereka seolah melemparkan permusuhan dengan menampilkan spanduk berbunyi Kepulauan Malvinas milik Argentina, seperti dilansir surat kabar the Independent (9/6).

Pesan ini mungkin tidak begitu digubris seandainya tak terjadi sepekan sebelum pesta akbar sepak bola dunia.

Klaim atas pulau milik Inggris sejak 1833 dan ditasbihkan lewat jajak pendapat tahun lalu ini membawa perhatian jauh lebih besar dari biasanya dan ini mengundang kemarahan internasional lewat jejaring sosial. 

Pertanyaan bernada marah juga dilemparkan pada Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

Bagaimana bisa FIFA membiarkan tim nasional Argentina mempolitisir sepak bola. Demikian buncah kekesalan pengguna sosial media.

Tak sampai dua jam setelah gambar spanduk itu beredar di Internet, FIFA secara resmi mengkonfirmasikan bakal menyelidiki tampilan spanduk politik itu. 

"Pesan politik tidak diizinkan selama Piala Dunia," juru bicara FIFA menegaskan seperti dilansir situs skysport.com (9/6).

FIFA berjanji bakal mengusut kasus ini dan kemungkinan besar bila ini spanduk ini memang disengaja dan ada maksud lebih luas dari yang diperlihatkan, Argentina bakal terkena sanksi berat. 

Sementara tim nasional Inggris tak satu pun menanggapi soal spanduk itu.

Mereka kompak bungkam dan mengatakan saat ini yang terpenting berkonsentrasi untuk membawa trofi Piala Dunia ke Britania.