
Kisah tersebut diungkap oleh Alberto Giribuola, kepala teknisi garasi Andrea Dovizioso. Elektronik, bisa mengubah tenaga mesin dan rem, yang dapat bervariasi di titik mana pun di sirkuit, kontrol traksi, dan anti-wheelie. Empat parameter, yang akan diintervensi, harus bekerja bersama bahkan ketika kondisi sirkuit bervariasi.
Buat kasus Dovi, mereka biasanya memulai peta dasar menggunakan data historis pada musim sebelumnya. Sistem elektronik itu juga yang mempercepat persiapan mereka sebelum menguji perubahan yang dibuat.
"Elektronik dan saya harus bekerja serempak," kata Giribuola.
.jpg)
Ia menggarisbawahi bagaimana permintaan dari Dovizioso, misalnya kebutuhan untuk memiliki motor yang cenderung kurang wheelie, dapat dilakukan baik dengan set-up, dengan memperpanjang motor, baik cara kerja pada elektronik dengan meningkatkan kontrol. Sebaiknya jangan tumpang tindih kedua efek tersebut agar tidak berlebihan dan mendapatkan motor yang lebih lambat.
Alat elektronik tersebut bekerja sesuai dengan gaya balapan. Sehingga faktor pertama yang dianalisis adalah apakah manuver yang dilakukan oleh rider pada porsi lintasan yang dianalisis sudah benar.
"Elektronik selalu membantu panduannya, ini bukan bantuan umum untuk melaju lebih cepat dan hanya itu," tutur Giribuola.
“Pengendara membuat perbedaan dalam menjelaskan dengan baik apa yang terjadi pada teknisi dan memahami apa yang dibutuhkan. Andrea menunjukkan bahwa dalam tes tersebut hampir semua pembalap kuat karena ada waktu dan Anda memiliki peluang lebih baik untuk melaju cepat. Dalam balapan ada faktor lain, terutama keausan ban, yang mengurangi jumlah pembalap yang mampu mengatur waktu dengan sangat baik."
