Marquez mendapat kado sebuah tim yang hebat tepat di hari ulang tahunnya pada 17 Februari. Meski itu merupakan tim lamanya, akan tetapi Honda telah bekerja ekstra setidaknya selama uji coba di Sepang dan Phillip Island.

‎Marquez menganggap perubahan regulasi membiat timnya bahu-membahu membangun RC213V. Apalagi, pada test pertama di Sepang mereka meraih hasil kurang baik.

Fokus mereka kini tak hanya pada ECU Magneti Marelli‎ saja. Satu lagi yang jadi masalah adalah perubahan Bridgestone ke Michelin pada sisi ban.

Pada momen ulang tahun itu‎, rider Repsol Honda tersebut juga mengungkapkan keinginannya musim depan. Salah satu yang jadi perhatian adalah perubahan gaya balapnya.
 
 
Marquez yang dikenal punya gaya berbeda dalam melakukan pengereman memang menjadi tontonan yang menarik selama ini. Setidaknya dalam dua musim ia meraih juara dunia gara-gara cara menaklukan motornya itu.

Sampai-sampai, Marquez mendapat julukan si Baby Alien. Keganasan Marquez memang kini bakal dipertanyakan. Apalagi, ia juga mengatakan bakal benar-benar mengubah cara membalap.

‎"Dengan Bridgestone, saya bisa memacu ketika ban dalam kondisi bagus yang kini tak bisa saya lakukan. Kami sedang mengerjakan keseimbangan motor. Tapi saya juga bakal mengubah gaya balapan," tuturnya.

Perubahan itu sepertinya bakal berbuntut pada julukan Marquez kelak. Tak lagi sosok bayi Alien, Marquez kini lebih dewasa.
 
 
 
 
banner-ads