Di Indonesia memang belum ada undang-undang pemakaian wajib helm buat pesepeda. Meski di Amerika, semua harus memenuhi standar.

Helm sebenarnya adalah perangkat nomor satu yang wajib dipakai. Tapi masih ada yang salah kaprah tentang pemilihan helm. Makanya cek dulu pembahasannya.

1. Helm Sesuai Medan

Baca Juga: Cara Gampang Pilih Helm Sepeda





Cari helm sepeda yang sesuai dengan gaya berkendara. Ada kategori helm yang bisa menyederhanakan itu yaitu helm jalan raya dan helm buat sepeda gunung.

Dua helm itu juga punya perbedaan signifikan dari bentuknya. Helm untuk sepeda jalan raya biasanya lebih banyak dipakai, dirancang lebih ringan, ventilasi udara yang bagus dan aerodinamis.

Sementara untuk sepeda gunung, sebagian besar bentuknya menawarkan perlindungan seluruh kepala. Bagian belakang helm lebih tertutup karena penggunanya cenderung lebih banyak jatuh ke belakang.

2. Pilih Ukuran Tepat



Saat memilih helm sepeda, kecocokan sangat penting karena helm yang tidak pas benar-benar dapat membahayakan. Kenyamanan juga jadi faktor yang sangat penting.

Untuk menemukan ukuran helm sepeda yang tepat, mulailah dengan mengukur lingkar kepala karena ukuran helm didasarkan pada itu.

Untuk mengetahui lingkar kepala, bungkus pita pengukur fleksibel di sekitar bagian terbesar kepala, sekitar satu inci di atas alis. Atau, lilitkan seutas tali di kepala lalu ukur panjang dengan pengukur.

Parameter ukuran helm sepeda:

Ekstra kecil: di bawah 20" (51cm)
Kecil: 20 "–21,75" (51cm – 55cm)
Sedang: 21,75 "–23,25" (55cm – 59cm)
Besar: 23,25 "–24,75" (59cm – 63cm)
Ekstra besar: di atas 24,75 "(63cm)
 
3. Cara Menyesuaikan Helm Sepeda



Pengendara sepeda juga bisa menyesuaikan kekencangan helm karena biasanya ada fitur tersebut di setiap helm. Jangan lupa juga ikat tali pada bagian dagu.

Tali pengikat harus membentuk huruf V saat diletakkan di bawah masing-masing telinga. Setelah itu buka mulut lebar-lebar. Helm harus menekan bagian atas kepala saat melakukannya. Jika tidak, kencangkan tali sedikit dan ulangi.
 
Helm harus pas tapi tidak terlalu ketat. Dorong helm dari sisi ke sisi dan dari belakang ke depan. Jika bergeser berlebihan, kalian perlu menyesuaikan kecocokannya.

4. Pilihan Safety pada Helm



Misi utama helm adalah untuk melindungi dari cedera kepala akibat gaya benturan jatuh dari sepeda. Semua tes mengukur keefektifan helm dalam melakukan hal itu.

Bagian pelindung helm terdiri dari kulit luar dan lapisan dalam yang menyatu. Cangkang plastik helm memberikan ketahanan terhadap tusukan dan memungkinkan helm meluncur saat terkena benturan.
   
Liner helm terbuat dari busa polistiren untuk melindungi kepala dengan memperlambatnya dan menghilangkan kekuatan benturan.

Teknologi SPIN (Shearing Pads Inside) menampilkan bantalan yang disuntikkan silikon dalam struktur yang bergerak di dalam cangkang untuk mengarahkan gaya rotasi selama benturan.