Bill Maris, Teknologi Untuk Semua Orang

LAZONE.ID - Teknologi mestinya enggak cuma menyejahterakan bule di Silicon Valley, tapi juga semua orang, di Afrika sekalipun.

Teknologi mestinya enggak cuma menyejahterakan bule di Silicon Valley, tapi juga semua orang, di Afrika sekalipun.

CEO perusahaan besar biasanya berjiwa kompetitif, ambisius, profit oriented untuk memperbesar kerajaannya. Tapi Bill Maris, CEO Google Venture ini memang agak beda. Ia justru mengajak perusahaan lain supaya teknologi enggak jadi kenikmatan segelintir orang aja. Ia punya filosofi, semua orang harus bisa ngerasain teknologi, gak terkecuali kulit putih atau kulit hitam.

Marris punya latar belakang medis. Memulai pendidikan dari jurusan Neurobiologi, lulusan dari Duke University Medical Center. Ia mendirikan Google Ventures pada tahun 2009. Perusahaan ini bergerak sebagai badan investasi modal dari induk perusahaan Google Inc. Meski berada di perusahaan besar, ia mengakui tantangannya sekarang adalah menciptakan teknologi yang bisa dinikmati semua orang.

Ia pernah bilang begini nih bro saat di konferensi di WSJDLive yang diadakan oleh Wall Street di Amerika Serikat, "Jika kita hidup di dunia dimana teknologi hanya digunakan sama orang kulit putih, itu artinya kita udah gagal. Kita harus coba mendistribusikan teknologi ini seluas mungkin, supaya orang di seluruh dunia bisa ngerasain teknologi, itu baru bisa dibilang berhasil."

Ia bisa ngomong begitu karena sebelum ia mendirikan Google Venture, Maris pernah bekerjasama dengan perusahaan Aurolabs untuk menangani perawatan mata di daerah Aravind, India bro. Di daerah itu Bill Maris bekerja untuk membuat operasi mata katarak yang ditujukan untuk orang yang kurang mampu di daerah itu.

"Saya sangat merasa puas, dan memang seharusnya teknologi digunakan untuk mengatasi masalah seperti itu. Semua orang bisa merasakan efek dari teknologi," lanjut Maris. Semoga makin banyak orang punya kepedulian yang tinggi ya bro...