Damon Albarn dan Solo Album Pertamanya!

LAZONE.ID - Blur dan Gorillaz adalah bukti karya hebat seorang Damon Albarn. Apa yang terjadi ketika ia memutuskan untuk bekerja sendirian?

Talkmen.com --- Blur dan Gorillaz adalah bukti karya hebat seorang Damon Albarn. Apa yang terjadi ketika ia memutuskan untuk bekerja sendirian?

This is it, the most anticipated album on April 2014!

Banyak yang terjadi dalam kehidupan seorang Damon Albarn. Pria kelahiran London ini memang akan menginjak usia kepala lima dalam beberapa tahun lagi, namun itu bukan berarti daya magisnya luntur begitu saja. Nama besar Damon Albarn sebagai musisi handal kelas dunia lahir dan tumbuh besar dalam rahim Blur, sebuah band yang sempat berperang sengit dengan raja Britpop lainnya, Oasis di di era 1990-an. Persaingan keduanya cukup sengit, karena Blur dan Oasis adalah dua band brilian yang memiliki daya tarik masing-masing dengan raihan penghargaan yang sama-sama luar biasa.

Damon Albarn saat tampil bersama Blur di Perancis pada 2013 lalu.  

Blur terlihat sangat solid pada awalnya. Namun lama kelamaan, penyakit mulai tumbuh antara Damon dan sang gitaris Graham Coxon yang menyebabkan band ini akhirnya bubar dan meninggalkan rasa sakit hati mendalam di antara para fansnya. Hal sama juga terjadi dalam tubuh Oasis yang ditengarai oleh ketidakakuran kakak beradik Noel dan Liam Gallagher. Namun tidak seperti Gallagher bersaudara, Damon dan Coxon akhirnya sadar bahwa Blur adalah bagian dari jiwa mereka yang tidak bisa dipisahkan, hingga akhirnya Blur mengadakan reuni dan merilis sebuah single di tahun 2009 sebagai sebuah bentuk perayaan atas bersatunya kembali salah satu band terbesar di Inggris tersebut.

Damon dan otak jeniusnya tentu saja tidak betah untuk diam saja dalam periode vakum yang dialami Blur. Ia melakukan banyak project luar biasa, termasuk dengan melahirkan sosok empat tokoh kartun yang membentuk Gorillaz, hingga membentuk supergroup bernama The Good, the Bad & the Queen bersama Tony Allen, Paul Simonon dan Simon Tong. Butuh waktu lama untuk Damon hingga ia akhirnya merilis album solo, hingga akhirnya hal tersebut benar-benar terjadi di tahun 2014.

Damon mengeluarkan segala yang diinginkannya lewat "Everyday Robots", sebuah album yang menceritakan tentang kehidupan masa kecilnya di Leytonstone hingga kerumitan yang dilawan Albarn ketika ia berhadapan dengan cinta. Damon memang sengaja membagi segala aspek untuk membuat "Everyday Robots" terasa semakin sempurna. Dua single pertama yaitu "Everyday Robots" dan "Lonely Press Play" menjadi pembuka yang apik dengan kehadiran materi Damon sebagai solo artist. Album ini bahkan bisa dibilang lebih personal dari semua yang pernah dilakukan Damon dalam Blur.

Tidak salah jika Damon Albarn mendapatkan penghargaan NME Award For Innovation beberapa waktu yang lalu. Segala hal yang dilakukan Albarn selalu memiliki arti tersendiri, begitu juga dengan kehadiran album "Everyday Robots".

Stay awesome, Bro!