Gal Gadot, The Sexiest Superhero

LAZONE.ID - Jadi Wonder Woman, Gal Gadot tak peduli komentar negatif publik

 
Puas berkarier di dunia modeling, Gal Gadot kini unjuk kebolehan di dunia akting. Model asal Israel tersebut akan beradu peran dengan Ben Affleck dan Henry Cavill di 'Batman v Superman' sebagai Wonder Woman. Can't wait!

Tapi ternyata, Gal Gadot sebelumnya sama sekali tak kepikiran untuk jadi aktris, loh! Si seksi berusia 30 tahun itu malah bercita-cita menjadi seorang pengacara.

"Jika semua berjalan seperti apa yang aku inginkan, sekarang aku pasti sudah mejadi pengacara. Aku tak pernah bermimpi jadi aktris," ungkap Gal dalam sebuah wawancara belum lama ini.

Keterlibatannya di dunia hiburan berawal ketika Gal diminta untuk ikut kontes kecantikan di usianya yang saat itu masih genap 18 tahun. Ia pun saat itu tak bisa menolak permintaan sang ibunda dan orang-orang terdekatnya yang ingin melihatnya tampil di layar kaca.
 
 
 
"Ibuku adalah seorang guru dan ayahku insinyur. Tapi di usia 18 tahun, aku diminta untuk ikut di ajang Miss Israel. Saat itu aku berpikir kalau kesempatan itu akan menjadi sebuah pengalaman yang bagus. Aku tak pernah berpikir akan memenangkannya. Aku bahkan sangat terkejut ketika mereka menyebutku sebagai pemenang kontes itu," curhatnya.

Setelah memenangkan Miss Israel, Gal pun mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di ajang Miss Universe. Walaupun tak mendapatkan gelar juara, namun penampilannya berhasil menarik perhatian para pelaku dunia hiburan, yang kemudian memintanya untuk mengikuti audisi sejumlah film.
 
 
 
"Perjalanan karierku sangat aneh. Aku harus bolak-balik dari Tel Aviv ke Los Angeles dan kembali lagi untuk menjalani audisi. Aku kerap mendapatkan panggilan, disuruh menjalani tes kamera, tapi ya tidak ada kemajuan lagi," lanjut Gal.

Hingga pada akhirnya Zack Snyder mengakui bakatnya dan mengajak Gal ngobrol soal proyek baru yang ternyata berupa film 'Batman v Superman'. Kala itu ia cemas karena merasa kurang familiar dengan karakter yang akan dimainkannya.
 
 
Namun setelah banyak membaca dan mendalami karakternya, Gal merasa bangga bisa berperan menjadi sosok Diana Prince, yang mewakili kekuatan seorang wanita.

"Kurasa wanita adalah sosok yang luar biasa karena bisa menunjukkan apa yang mereka rasakan. Seperti Diana, ia adalah sosok yang kuat, tapi juga memiliki kecerdasan secara emosional. Aku sangat senang bisa menunjukkan sosok Diana yang mandiri dan tak pernah tergantung pada pria," ungkapnya.

Tetapi ternyata, tak sedikit yang protes akan pilihan sang sutradara untuk menjadikan Gal Gadot sebagai sosok Wonder Woman. Khususnya para penggemar fanatik yang merasa tubuhnya tak cocok disamakan dengan sang pahlawan super.
 
 
 
 
"Banyak yang komentar soal ukuran payudaraku. Aku saat itu menyadari kalau kita tak akan pernah bisa memuaskan publik. Dalam sebuah interview aku pernah bilang, 'Jika kau ingin filmnya sama persis dengan cerita original, menurut legenda, Amazons cuma punya satu payudara. Kalau tidak begitu, ia tak akan bisa menggunakan panah dengan baik.' Jadi ya, begitulah!" tegasnya.

"Apa yang seharusnya menjadi milikku pasti akan menjadi milikku. Dan jika bukan, maka tak akan pernah bisa aku dapatkan," pungkas Gal.

====