Heather Kuzmich, Model Seksi dengan Sindrom Asperger yang Menginspirasi

LAZONE.ID - Sindrom asperger tak buat Heather Kuzmich minder.

Kekurangan tak harus menjadi halangan untuk menggapai mimpi. Seperti Heather Kuzmich, model dengan sindrom asperger yang tetap bisa berkarya.

Sindrom asperger adalah sebuah gejala autisme yang membuat para pengidapnya memiliki kesulitan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Hal ini membuat sejumlah pengidap sindrom Asperger sulit diterima.

Namun Heather, yakin kini berusia 29 tahun, berhasil menunjukkan pada dunia bahwa autisme bukanlah sebuah hal yang harus ditakutkan. Walaupun sudah divonis sejak usia 15 tahun, model kelahiran Amerika Serikat itu tetap menunjukkan kesungguhannya untuk mengejar mimpi menjadi model.

 
Heather pertama kali menjadi sorotan ketika berhasil terpilih menjadi salah satu finalis di ajang 'America's Next Top Model' musim kesembilan. Walaupun tidak menang, namun ia berhasil menempati posisi keempat.

"Aku awalnya tak ingin mencoba 'America's Next Top Model', tapi teman-teman dan keluargaku memaksaku. Aku kemudian mengisi formulir, lalu mereka menghubungiku untuk melakukan audisi secara tertutup. Mereka memilihku saat itu," ungkap Heather dalam sebuah wawancara belum lama ini.

Salah satu hal yang membuat Heather ragu untuk mengikuti ajang tersebut adalah karena ia tak percaya diri dengan sindrom Asperger yang diidapnya. Namun setelah acara berjalan untuk waktu yang cukup lama, ia pun merasa berterima kasih pada 'America's Next Top Model' karena telah menunjukkan dua sisi berbeda darinya yang pada akhirnya bisa menginspirasi banyak orang.
 
 
"Pada awalnya mereka tak membuatku terlihat seperti kesulitan mengikuti tantangan-tantangan dalam acara dengan kekuranganku. Tapi di saat yang bersamaan, mereka menunjukkan masalah-masalah yang kuhadapi karena sindrom Asperger. Seperti ketika aku kesulitan mengerti apa kata fotografer, hingga kesulitan bicara di depan kamera sehingga penampilanku untuk sebuah iklan tak bisa maksimal," sambungnya.

Berkat acara yang dipandu Tyra Banks tersebut, wajah Heather pun kini kerap terlihat di berbagai cover majalah hingga menjadi brand ambassador setelah bergabung dengan agensi modeling Elite Model Management. Tak hanya itu, sang model juga merasa semakin dikenal oleh publik dan mendapatkan banyak fans.

"Karena kemunculanku di 'America's Next Top Model' aku punya fan-base sendiri yang hingga kini masih membuatku bingung. Apalagi, ya? Acara itu berhasil menunjukkan aku bisa melakukan apapun dan bisa melawan apapun walaupun mengidap sindrom Asperger," ujar Heather.
 
 
Dan di akhir kalimat, Heather pun menegaskan tak ada yang perlu ditakutkan dari sindrom Asperger. Menurutnya, sindrom tersebut tidak terlalu berdampak negatif pada kariernya.

"Sebenarnya tak terlalu berefek, tapi ada juga sedikit pengaruhnya. Sindrom Asperger membuatmu hanya bisa berkonsentrasi pada satu hal. Dan aku adalah tipe orang yang sangat perfeksionis. Jadi aku butuh waktu yang lama untuk menyelesaikan pekerjaanku. Contohnya ketika aku menggambar, aku butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. Tapi selain itu, sindrom Asperger sama sekali tak menggangguku," pungkasnya.

===