Jeff Bezos, Tajir Nonstop, Inovatif Terus

LAZONE.ID - Dijuluki Man Who Can Sell Anything, sukses melahirkan dan membesarkan perusahaan retail raksasa, Amazon dot com. Belum lama ini, ia terpilih sebagai CEO terbaik kedua sedunia.

Laki-laki satu ini memang enggak muda lagi. Tapi bisnisnya luar biasa modern, inovatif banget, enggak pernah ketinggalan zaman, bro. Jeffrey Bezos, dijuluki Man Who Can Sell Anything, sukses melahirkan dan membesarkan perusahaan retail raksasa, Amazon dot com. Belum lama ini, ia terpilih sebagai CEO terbaik kedua sedunia di bidang perusahaan teknologi, setelah Steve Jobs dengan Apple-nya.

Kunci sukses bapak empat anak yang beristrikan penulis novel itu adalah banyak inovasi dan nggak terpatok pada satu kerja kantoran aja. Tadinya, pakar komputer serta teknik lulusan Princeton University ini ngantor di Wall Street bidang engineering.

Sesudahnya, dia cabut serta nyetir keliling Amrik mulai New York, buat nulis inspirasi gimana melahirkan "Amazon" yang berbasis world wide web karena kabarnya (saat itu), dunia bisnis akan bergerak cepat ke sektor online. Kantor baru pun dia buat di garasi rumah.

Perhitungannya tepat. Mulai dari penjualan buku secara online, Jeff meluaskan penjualan Amazon untuk berbagai jenis barang. Ia bikin e-commerce dan perusahaan teknologi serta kepemilikan bersama atau shares. Hasilnya, dapat profit gede serta revenue cepat. Tahun lalu, e-commerce serta perusahaan teknologi dia memiliki shares hampir 116 persen. Kuartal ketiga pendapatannya 17 sen per share dengan 25,36 miliar dollar Amrik profit.

Richard Brandt, penulis buku "One Click: Jeff Bezos and the Rise of Amazon.com" menyebut, salah satu sebab membanjirnya duit ke kantong Jeff adalah strategi pemasaran dia yang enggak konvensional. Fokusnya nggak sebatas pendapatan kuartal tapi menginvestasikan kembali profit yang ada. Jadinya dalam jangka panjang akan bikin keuntungan. Dan paling penting, ‘bikin harga murah supaya terjangkau konsumen’.

Cara lainnya adalah menjadikan Amazon Web Services (AWS), sebagai platform penjualan secara online berdasarkan clouds yang sudah dimiliki Amazon. Tambahan lagi, Jeff sudah membeli Washington Post dan siap dilansir secara online berbayar. Nah, kebayang kan duitnya nggak bakal berhenti mengalir, kan? Bikin strategi baru, jalani, tapi core yang sudah ada juga nggak ditinggalkan.