Jeff Weiner, Frustrasi Lebih Bahaya Daripada 'Selingkuh'

LAZONE.ID - Kalo loe baru jadi pemimpin atau pengin jadi pemimpin, ada baiknya nih bro loe belajar untuk memimpin dengan kasih, seperti gaya Jeff Weiner, CEO LinkedIn.

Kalo loe baru jadi pemimpin atau pengin jadi pemimpin, ada baiknya nih bro loe belajar untuk memimpin dengan kasih, seperti gaya Jeff Weiner, CEO LinkedIn. Ia awalnya nggak tahu gimana cara memimpin dengan benar bro. Sampai akhirnya ia juga belajar sama pendiri LinkedIn, Reid Hoffman.

Dalam pembelajarannya bertahun-tahun bersama Reid, Weiner selalu bilang begini bro, ”Pelajaran paling berharga yang saya pelajari bersama CEO adalah tidak meninggalkan salah satu bagian permainan terlalu lama.”
Enggak seperti kebanyakan pemimpin gaya Amerika, Weiner sangat sabar. “Begitu anda berpikir bahwa orang tersebut sudah tidak pas dengan perusahaan, anda pasti sudah tahu jawabannya. Tapi saya selalu mencoba untuk membantu mereka. Jika mereka tidak bisa saya akan berikan waktu untuk mereka lebih berusaha lebih keras,” lanjut Weiner.

Orang biasanya berpikir bahwa CEO yang menempatkan kasih sayang pada pekerjaan mungkin ragu untuk memecat karyawan yang punya kinerja buruk. “Bisa jadi mereka sedang berjuang untuk berusaha menjadi lebih baik pada kinerjanya yang buruk. Hal penuh kasih sayang yang bisa saya beri ya mengajarkan mereka dan memberi mereka waktu,” lanjut Weiner.

Kenapa Weiner melakukan metode tersebut? Karena Weiner berpikir biasanya kalau orang lagi ada di posisi yang buruk, bisa jadi ia kehilangan rasa percaya diri bro. Makanya ia selalu berusaha membantu karyawannya yang ada di posisi buruk. Weiner percaya kalau stress dan frustasi dengan pekerjaan itu lebih berbahaya dibanding karyawan ‘selingkuh’, cari kerja di tempat baru bro.