Kane, Dulu Si 'Ingusan' Gendut Kini Bomber Kelas Dunia

LAZONE.ID - Transformasi yang inspiratif buat pemain lain

 

Kemonceran Harry Kane bersama Tottenham Hotspur memang bikin namanya semakin sahih sebagai striker tajam kelas dunia. Dia dianggap pemain Inggris asli yang setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo saat ini.

Ketajamannya musim ini membuat mata raksasa lain tertuju padanya. Real Madrid adalah contoh betapa ngebetnya mereka mendatangkan Kane ke Santiago Bernabeu.

Tapi pernah nggak lo nyangka Kane dulunya dilihat sebelah mata dan sempat disebut takkan bersinar karena tubuhnya yang nggak profesional pas kecil?

Kane sesungguhnya pernah menempa ilmu di Arsenal dan bermimpi suatu saat akan segemilang legenda The Gunners yang pernah ada. 

Kane, Dulu Si 'Ingusan' Gendut Kini Bomber Kelas Dunia

Tapi Kane dilepas begitu saja karena anak ingusan kelahiran Walthamstow ini gendut dan chubby.

"Dia saat itu chubby,  nggak atletis, dan kami salah," ujar mantan direktur akademi Arsenal, Liam Brady di Corriere della Sera.

"Tapi Tottenham juga meminjamkannya ke tim-tim divisi bawah tiga atau empat kali. Namun, dengan semangatnya, dia membangun sebuah karier yang hebat. Dan dia pantas mendapatkannya. Bocah itu punya karakter yang mendorongnya untuk selalu meningkat," papar Brady.

Kane pernah menempa ilmu juga si Watford. Dan benar kata Brady, saat dibeli Spurs, Kane pun sebenarnya nggak langsung jadi perhatian.

Kane, Dulu Si 'Ingusan' Gendut Kini Bomber Kelas Dunia

Saat dibeli pada 2009, dia sempat luntang-lantung dipinjamkan ke Leyton Orient, Milwall, Norwich City sampai Leicester City.

Dan pengalaman itu malah bikin striker jangkung yang berubah tampan saat dewasa ini semakin ditempa. Begitu kembali, manajer Spurs saat itu, Andre Villas Boas bisa melihat talenta yang sudah matang pada juru gedor asli Inggris.

Kane yang diwawancara terpisah sendiri mengaku bersyukur ditendang Arsenal sehingga menjadi dirinya yang sekarang ini. Cuma dia striker Inggris yang bisa bikin 100 gol lebih di klub seperti Tottenham.

“Setelah Arsenal, saya sempat mencari-cari klub dan pernah bermain untuk tim lokal, dan dari sana saya dipertemukan oleh pemandu bakat dari Watford yang kemudian memberikan trial,” bilang Kane.

“Lucu bagaimana segalanya berjalan, sebab setelah bermain membela Watford melawan Tottenham saya berkesempatan bergabung ke akademi Hotspurs.”

“Jersey putih cocok dengan saya. Saya ingat pertama kali kami bermain melawan Arsenal, dan sejak dahulu saya memiliki sedikit rasa dendam," blak-blakannya lagi.

“Itu mungkin terdengar menggelikan. Saya berusia delapan tahun kala Arsenal melepas saya tapi setiap kali bertanding melawan mereka, saya merasa .. Baik lah, kita lihat siapa yang benar dan siapa yang salah," urainya demikian.

Dan lo tentu tahu kan bahwa harga Kane kini ditaksir cuma selisih sedikit dengan si pemain termahal sejagat, Neymar Jr.