Kisah Gadis Cantik Disabilitas yang Jadi Atlet Berkuda

LAZONE.ID - Sukses raih berbagai prestasi

Kata siapa orang yang memiliki keterbatasan itu enggak bisa melakukan banyak hal? lo salah besar bro, jangan pandang mereka dengan sebelah mata aja. Faktanya, banyak orang yang memiliki keterbatasan yang bisa mengukir prestasi.

Seperti Gemma Rose Foo, mahasiswi jurusan Media dan Komunikasi The Management Institute of Singapore (MIDS) ini meski memiliki keterbatasan ia bisa masuk tim atlet paralimpiade Singapura. Dan kerennya, doi bisa seimbangin sukses di dunia pendidikan dan prestasi olahraga berkuda.

Kisah Gadis Cantik Disabilitas yang Jadi Atlet Berkuda

Jadi sebenarnya gadis berusia 21 tahun ini didiagnosa mengidap penyakit spastic quadriplegia (gangguan gerakan yang disebabkan oleh cidera pada otak) sejak ia lahir. Tapi, dia bisa menunjukkan prestasinya, dan baru-baru ini berhasil meraih juara pada kejuaraan Concours Para-Équestre de Dressage International (CPEDI3) di Überherrn Linslerhof, Jerman.

Saat ini, Gemaa lagi siap-siap buat mengukir prestasi pada FEI World Equestrian Games (WEG) 2018 tahun depan. WEG akan berlangsung pada September 2018 di Tyron International Equestrian Centre, Mill Spring, Carolina Utara.

Turnamen ini sangat penting dalam kalender equestrian (olahraga berkuda) dunia. Nah, tahun depan itu diperkirakan 70 negara akan mengikuti kompetisi ini dan dihadiri oleh sekitar 500.000 penonton.

Walaupun menorehkan prestasi yang banyak, Gemma enggak pernah melupakan sekolahnya nih. Doi menyeimbangkan antara belajar dan berkuda. Gemma sendiri mengaku pantang menyerah, padahal jadwal dia padat. Ia hanya memiliki waktu satu minggu buat berlatih dengan kudanya di Cologne, Jerman, sebelum kompetisi dimulai di Überherrn, Jerman.

Sejak menginjak usia 8 tahun, Gemma sudah mulai berkuda. Nah ternyata sebenarnya kegiatan itu dilakukan untuk terapi kondisinya. Tapi kerennya hal itu malah menjadi sebuah prestasi untuk dirinya di dunia berkuda.