Kisah Si Pilot Sakti, 32 Kali Ditembak Jatuh Tapi Selamat

LAZONE.ID - Kakinya diamputasi dan tetap milih terbang.

Pasti lo semua enggak ada yang nyangka? semuanya ini nyata kok bro sesuai fakta sejarah. Dulu, ada seorang pilot pesawat pengebom dari Jerman bernama Han-Ulrich Rudel. Rudel dapat dibilang menghabiskan hampir semua hidupnya dalam Perang Dunia II di pertempuran Jerman vs Soviet. 

Padahal awalnya, Rudel yang lahir tahun 1916 di Silesia ini sempat ditolak untuk menjadi pilot bomber loh. Gantinya, Rudel ditugaskan sebagai pilot pengintai di Luftwaffe. Walaupun begitu bro, dia enggak pernah menyerah buat bisa menjadi pilot bomber sesuai kemauannya, dan akhirnya semua terkabuli. Ia berhasil dalam pelatihan pilot bomber Ju-87 Stuka pada Mei tahun 1940.

Saat itu, kariernya sebagai pilot bomber dimulai pada tahun 1941 dalam invasi udara ke Kreta. Pada 23 Juni 1941, Rudel menerbangkan empat misi tempur. Dari awalnya dikucilkan, Rudel akhirnya bisa menjadi pilot andalan dalam misi-misi pengeboman. Kerennya, pada Natal di tahun pertamanya sebagai pilot bomber, Rudel sudah mencatat 500 misi terbang tempur, wah gokil!

10 Februari 1943, dia menjalani misi ke-1.000 dan catatan gemilang ini terus berlanjut sampai ia mencapai misi ke-1.500. Ia pun akhirnya mendapat pangkat mayor. Dalam kariernya, Rudel sudah terbang lebih dari 2.530 misi terbang tempur dan menjatuhkan 1 kg bom.

Bayangin bro, ternyata ia pernah mengancurkan sekitar 150 aneka artileri, 519 tank, sekitar 1.000 berbagai kendaraan, 70 kapal pendarat, dan menenggelamkan sejumlah kapal perang berbagai jenis, dan 11 pesawat terbang. Sampai-sampai Rudel dianggap orang paling bertanggung jawab atas kerusakan besar pada Tentara Merah sehingga Joseph Stalin menghargai kepalanya 100.000 Rubel!

Hasilnya, Rudel beberapa kali dapat serangan dari lawan. Rudel mempunyai teknik mengebom dengan caranya sendiri yakni, terbang rendah dan menembak tank dari belakang. Tapi, taktik ini juga yang membuatnya mudah untuk ditembak jatuh oleh lawan. 

Bayangkan, Rudel sudah 32 kali ditembak jatuh, tapi saktinya dia masih saja selamat. Rudel juga pernah mendaratkan pesawatnya demi menyelamatkan teman-temannya yang ditembak jatuh di kawasan musuh. 

Sosok Rudel sangat menunjukkan kekuatan, ketangguhan, tekad dan ketekunan. Walaupun puluhan kali ditembak jatuh enggak membuatnya kapok buat bertempur lagi. Bahkan, Rudel pernah terbang dengan kaki yang digips karena ditembak lawan saat terbang. 

Enggak cuma itu, paha kanannya juga pernah hancur akibat terkena serangan musuh pada Februari 1945 yang akhirnya harus diamputasi. Tapi, ia kembali terbang bro pakai kaki tiruan. Gilanya, Rudel hampir melakukan serangan bunuh diri ke Berlin untuk menyelamatkan Hitler dari Tentara Merah. Ia juga mendapat berbagai penghargaan tertinggi militer Jerman.