Mahasiswa Difabel Ini Raih Penghargaan Design Mobil Listrik

LAZONE.ID - Doi menderita Duchne Muscular Distropy (DMD)

Keterbatasan fisik bukan menjadi suatu alasan untuk tidak mengejar sebuah cita-cita. Hal itulah yang dilakukan oleh Muhammad Fahmi Husein. Mahasiswa prodi Komputer dan Sistem Informasi Sekolah Vokasi UGM ini tetap berprestasi meski dalam situasi batas. Fahmi berhasil meraih penghargaan desain terbaik pada Electric Car Design Contest.

Kompetisi Electric Car Design Contest 2018 diselenggarakan Muscle Car Indonesia (MCI). Fahmi merancang desain mobil listrik berwarna merah dengan atap yang bisa buka tutup secara otomatis.

Awalnya, doi membuat sketsa desain awal mobil, kemudian dipindahkan ke komputer. Habis itu, sketsa yang dibuat, dikembangkan menjadi bentuk 3D. Dalam membuat desain ini, Fahmi memakai software Adobe Illustrator, Autodesk Alias, Solidworks dan Keyshot.

Mahasiswa Difabel Ini Raih Penghargaan Design Mobil Listrik

Dari kecil Fahmi menderita Duchne Muscular Distropy (DMD). Penyakit ini menjadikan kekuatan ototnya tidak maksimal. Sejak kelas 4 SD, ia tidak bisa berjalan lagi. Sehari-hari Fahmi menggunakan kursi roda. Ia dibantu satu orang pendamping untuk mendorong kursi rodanya.

Sejak bangku SMP, Fahmi pernah mengikuti berbagai lomba dan berhasil meraih juara tiga di gelaran Indonesia ICT Award 2010. Selanjutnya meraih medali perak di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Difabel 2015 dan punya buku tentang desain mobil 3D.

Sekarang, desain mobilnya berhasil terpilih sebagai desain terbaik Electric Car Design Contest. Ia menerima penghargaan bersama 4 finalis lainnya.