Sejak Umur 21 Tahun, Pria Ini Sukses Bangun Coffee Shop

LAZONE.ID - Keuntungan sebulan sampai ratusan juta.

Presiden pertama Indonesia, Soekarno pernah mengatakan "Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncang dunia!”. Kenapa Soekarno mengucapkan hal itu? ya karena pemuda itu sangat penting bro untuk generasi bangsa. 

Seperti yang dilakukan oleh Andanu Prasetyo, pria ini sudah sukses lewat restoran yang ia buat di tahun 2010 lalu di umurnya yang saat itu masih menginjak 21 tahun. Restoran itu bernama Toodz House yang memiliki konsep rumah di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. 

Ketenaran Toodz House sendiri saat ini sudah menyebar di antara kaum muda urban ibu kota. Padahal, dia enggak banyak menyebar iklan atau promosi ke media massa loh. Toodz terkenal hanya lewat mulut ke mulut aja. 

Setelah sukses membangun Toodz House, Andanu mendirikan Tuku Kopi pada Tahun 2015 lalu. Tempatnya masih di Jalan Cipete Raya. Jika Toodz House memiliki ragam menu mulai makanan hingga minuman, Tuku Kopi difokuskan pada kopi. 

90 persen kopi yang dijual di Toodz House dan Tuku Kopi merupakan kopi lokal dan sisanya impor. Alasannya ia tidak menjual 100 persen kopi lokal karena ia berharap para pengunjung kedai kopinya juga dapat mengenal rasa kopi dari daerah lain.

Kedai kopinya juga enggak terlalu besar, enggak lebih dari 5 meter. Tapi walaupun begitu, dia dapat menjaring para pecinta kopi dari penikmat kopi sachet-an hingga penikmat kopi serius. 

Caranya tentu tidak dengan asal-asalan, Andanu menjual kopi berselera massal yang diolah secara serius, menggunakan peralatan kaliber kedai kopi internasional, dan biji kopi pilihan.

Idealisme Tyo berbuah manis. Kedua usahanya tersebut selalu dipenuhi pelanggan, omzet yang ia raih sebulan pun terbilang fantastis. Nilainya mencapai lebih dari Rp 350 juta per bulan.