Sukses Raditya Dika Sukses dari Blogger Hingga ke 'Raditisme'

LAZONE.ID - Kesuksesan Raditya Dika tak perlu diragukan. Bukunya selalu laris, filmnya juga menembus lebih dari satu juta penonton.

Bermula dari seorang blogger, Raditya Dika telah bermetamorfosis sebagai sosok yang sukses di industri hiburan. Kiprah pria kelahiran 28 Desember 1984 itu memiliki segudang prestasi, baik dunia kepenulisan maupun sebagai komik di stand up comedy. Siapakah Raditya Dika? 

Di tahun 2005, Raditya menerbitkan buku yang berdasarkan pengalaman pribadi kuliah di Australia. Berjudul 'Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh', novelnya mendapatkan respons positif. Setahun berikutnya, ia merilis 'Cinta Brontosaurus' yang kini juga sudah diadaptasi ke layar lebar. 

Di 'Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa' yang terbit 29 Agustus 2007, Raditya menceritakan pengalaman seorang badut Monas. Di buku keempat masih bertemakan judul binatang 'Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang' (2008), nama Raditya makin terkenal publik. 

Dilanjutkan dengan 'Marmut Merah Jambu' (2010), dan 'Manusia Setengah Salmon' (2011). Karyanya menjadi unik di antara penulis-penulis muda lainnya. Dia mampu menampilkan gaya penulisan personal essay dan unsur komedi yang khas anak muda banget. 

Lambat laun, novel-novelnya diadaptasi ke layar lebar dan sukses menghadirkan genre tersendiri. Sama seperti ketenarannya di industri hiburan, dengan menjadi aktor sampai sutradara. Dia pun menjadi salah satu komika (sebutan komedian stand up) dari tujuh komik sebagai pionir industri stand up comedy. 

Raditya yang baru saja bertunangan dengan kekasihnya tersebut mengaku mendapatkan ilmu stand up comedy ketika berkuliah di Australia dan pelajaran otodidak di channel Youtube. Kini, Raditya makin populer dan disukai anak-anak muda. 

Bahkan gaya stand up-nya ditiru oleh sebagian kalangan komika. Sehingga menimbulkan aliran tersendiri yang kerap disebut dengan nama 'Raditisme'. 

(Dirangkum dari berbagai sumber)