Wanita Ini Jadi Orang Terkaya di Tiongkok Walaupun Enggak Lulus SMA

LAZONE.ID - Latar belakang keluarganya memang kurang mampu

Bro, terkadang memiliki gelar seabrek enggak juga bisa menjamin kesuksesan seseorang loh. Karena bahkan seseorang dengan tingkat pendidikan yang rendah aja juga bisa jadi sukses kok.

Seperti seorang pengusaha kaya raya asal Tiongkok, Zhou Qunfei. Doi bisa loh sukses kaya gitu, padahal SMA aja dia enggak lulus. Zhou sendiri merupakan pendiri sekaligus CEO Lens Technology yang kini nilai kekayaannya diperkirakan mencapai angka yang fantastis yaitu 7,4 milyar dolar AS atau setara dengan 97,5 trilyun rupiah.

Zhou lahir di desa kecil dengan latar belakang keluarga yang sangat miskin. Bahkan, Zhou menjalani masa kecilnya dengan bekerja dan merawat ayah yang setengah buta. Pada usia lima tahun, Zhou kecil juga terpaksa harus kehilangan sang ibu untuk selamanya dan hidup bersama ayahnya yang setengah buta akibat kecelakaan saat bekerja.

Wanita Ini Jadi Orang Terkaya di Tiongkok Walaupun Enggak Lulus SMA

Tapi Zhou enggak pernah menyerah dan pekerja keras. Dia pun sempat bekerja sebagai buruh pabrik sambil menimba ilmu. Nah, hidup hemat jadi kunci Zhou untuk dapat menabung dan tetap belajar.

Zhou sendiri merupakan siswa yang berprestasi di bangku sekolah, tapi karena kesulitan ekonomi, Zhou terpaksa harus berhenti sekolah pada usia 16 tahun. Demi untuk bertahan hidup, Zhou akhirnya pergi dari kampung halamannya untuk bekerja di sebuah pabrik lensa dan onderdil jam tangan di Shenzhen.

Zhou juga pada saat itu menyisihkan uang dan menyempatkan diri untuk mengambil kursus di Shenzhen University. Di situ Zhou belajar banyak ilmu seperti akunting, pengoperasian komputer, bahkan mendapatkan lisensi berkendara.

Enggak puas sama gaji yang didapat, Zhou memutuskan berhenti menjadi buruh. Doi akhirnya menuliskan surat pengunduran diri. Tapi, surat itu malah mengundang simpati dari kepala pabrik yang bahkan menawarinya untuk naik jabatan.

Nah, saat pabrik itu kolaps, Zhou memulai perusahaan lensa untuk jam tangannya sendiri pada tahun 1993 dengan modal kurang lebih 3.000 dolar atau sekitar 35 juta rupiah.

Kariernya mulai menemui titik terang setelah perusahaan kecilnya memenangkan kontrak untuk membuat layar ponsel perusahaan Tiongkok raksasa TCL Corporation. Selanjutnya, bisnis Zhou meningkat terus deh sampai sekarang.