Yasa Singgih, Mengubah Keresahan Jadi Bisnis

LAZONE.ID - Kini sukses dengan brand Men's Republic!

Pernah kepikiran mau bisnis, tapi bingung memulai dari mana? Kayaknya ini adalah masalah buat banyak orang. Tapi seiring berjalannya waktu, setiap orang bakal menemukan passion mereka masing-masing dalam memulai sebuah usaha.

Bisa dibilang ini yang dialami oleh Yasa Singgih, pendiri dari brand fashion pria Men’s Republic. Yasa Singgih mendirikan brand ini berdasarkan suatu keresahan. Dirinya merasa kuatir dengan brand lokal yang terus-terusan digempur oleh kehadiran brand luar di pasaran dalam negeri.

Selain itu, kegelisahan tersebut didasarkan pada bagaimana brand  yang sudah ada sering melakukan mark up harga terlalu tinggi. Hal tersebut membuat fashion item untuk pria jadi punya harga yang tidak terjangkau oleh banyak orang.

Kini sukses sebagai pebisnis muda, ternyata ada kisah inspiratif di balik sosok Yasa Singgih ini, Bro.


Sejak remaja, pria satu ini udah mulai memutar otak cara untuk mendapatkan penghasilan secara mandiri. Ini berangkat dari momen ketika sang ayah harus melakukan sebuah operasi jantung, namun karena keterbatasan dana, ayahnya lebih memilih menyimpan uang tersebut untuk biaya pendidikan semua anak-anaknya, termasuk Yasa Singgih.

Semasa sekolah dulu, dirinya adalah seorang MC yang sering mengisi berbagai acara. Kalau sedang ramai job, dirinya bisa memenuhi tiga acara sekaligus dalam satu hari.

Nah, networking yang dibangun dari menjadi MC ini dimanfaatkan oleh Yasa Singgih untuk memulai bisnis. Dirinya pernah menjual aksesoris seperti lampu hias selama sekitar enam bulan.

Lalu, pria yang akrab disapa Yas ini mulai nekat untuk berjualan kaos. Saat dirinya menghubungi seorang teman yang kebetulan juga punya usaha konveksi. 


Bisa dibilang, usaha pertamanya ini tidak berhasil karena dari 24 buah kaos yang dibuat, Yas cuma berhasil menjual dua buah saja.

Tapi tentu aja ini gak bikin Yasa berhenti. Dirinya mulai menyusun strategi baru dan mencoba jadi reseller. Bisnis jadi reseller ini ternyata laku dan dapat membuat Yasa menutupi modal yang udah dikeluarkannya.

Dengan semangat yang menggebu akhirnya Yas membuka kedai minuman. Sayangnya, lama kelamaan kedai minuman tersebut malah merugi dan akhirnya Yas menutup kedai tersebut untuk fokus pada pendidikannya.

Setelah lulus sekolah, kini Yas kembali punya ide bisnis dengan perencanaan yang lebih mantap. Dirinya mulai membentuk dan mendirikan brand Men’s Republic berbekal pengalaman bisnis yang udah pernah dijalani dan juga keresahan yang disebutkan sebelumnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Yasa Singgih bekerja sama dengan sebuah pabrik sepatu di Bandung.

Kerennya meski gak punya pabrik sepatu, Yasa dan Men’s Republic tahun lalu mampu menjual hingga 500 pasang sepatu per bulannya.


Kini, Men’s Republic udah dikenal sebagai salah satu brand produk fashion pria yang besar di Indonesia. Gak cuma sepatu pria, Yasa melebarkan sayap dan jangkauan Men’s Republic dengan menjual berbagai apparel lain, bahkan juga sepatu wanita.

Di sela-sela kesehariannya sebagai pebisnis, Yasa Singgih kini sering mengisi berbagai event dan seminar kewirausahaan untuk membagikan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya pada calon entrepreneur yang lain.

Kalo lo sendiri gimana Bro? Udah punya ide buat bisnis dari keresahan yang lo rasakan?