Fairy Meadows, Jalur Maut Sarang Taliban?

LAZONE.ID - Kalau dengar kata 'fairy' yang kebayang pasti yang indah-indah, cantik, seksi kan? Seperti sosok peri dalam dongeng gitu deh.

Kalau dengar kata 'fairy' yang kebayang pasti yang indah-indah, cantik, seksi kan? Seperti sosok peri dalam dongeng gitu deh.

Nah, fairy yang satu ini enggak kalah hot. Dalam arti sebenarnya, bikin hati panas dingin, tahan napas dan jantung berpacu gak karuan. Fairy Meadows ini merupakan jalan mematikan sepanjang 12 km menuju kaki gunung tertinggi kedua di Pakistan, Nanga Parbat (8125 meter).
“Fairy Meadows ini merupakan jalan paling berbahaya di Pakistan Utara. Pemerintah menyeleksi ketat driver yang beroperasi di sini, hanya ada 40 sampai 50 orang diijinikan,” kata Mukheem Khan, kepala stasiun polisi Tatu, lereng selatan Nanga Parbat.

Jadi bagaimana kalau pengin nyicipin jalur seram ini? Loe mesti menumpang jip, yang stand by di Raikhot Bridge, jalur masuk Fairy Meadows dari Karakoram Highway. Harganya sekitar Rp 900 ribu pp. Dan selama 2 jam, loe bakal diajak melipir bibir jurang dan tebing batu sepanjang jalur Fairy Meadows.

Tanjakannya sih enggak terlalu terjal, tapi sempit banget, cuma pas sebodi jip. Kadang pinggiran ban hanya berjarak 20-30 cm dari bibir jurang. Beberapa tikungan cukup sadis, enggak cukup dilewati dalam seputaran setir. Jadi mesti mundur lagi, baru putarin setir habisin tikungan.

Fairy Meadows dan Nanga Parbat bikin geger dunia 3 tahun lalu, saat 11 pendaki asing tewas ditembaki Taliban di basecamp Nanga Parbat. Tapi itu dulu, sekarang daerah ini aman. Polisi berjaga di berbagai pos, rutin berpatroli dan mengawal turis asing sampai lereng gunung.
"Tidak ada Taliban sini, gunung ini sangat aman. Pelaku-pelaku yang terlibat penembakan sudah tertangkap. Jangan kawatir travel di sini," lanjut Khan.