Fakta Menarik Tentang Kawah Ijen yang Jarang Diketahui

LAZONE.ID - Fenomena Blue Fire ternyata bukan api.

Di Jawa Timur, ada sebuah fenomena alam yang sangat unik. Banyak orang menyebut fenomena itu dengan Blue Fire alias api biru. Lo bisa melihat fenomena langka ini hanya di Kawah Ijen yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.

Kawah Ijen merupakan danau kawah vulkanik yang berada di Gunung Ijen. Untuk sampai ke sana lo harus mendaki Gunung Ijen dulu. Lokasi Kawah Ijen berada pada ketinggian sekitar 2.443 mdpl.

Untuk menikmati keindahan api biru itu, lo harus menunggu momen yang pas bro. Ia hanya akan muncul saat hari gelap, biasanya dini hari. Ada beberapa fakta menarik terkait api biru dan Kawah Ijen yang mungkin belum lo ketahui. Simak di bawah ini.

 

Ternyata itu bukan api

Kalo diliat secara kasat mata, Blu Fire di Kawah Ijen memang terlihat seperti api biru. Namun, setelah diteliti, percikan biru yang disebut Blue Fire itu bukanlah api. Hal itu dikatakan oleh salah satu peneliti dari University of Geneva, Swiss. Percikan biru yang ada di Kawah Ijen merupakan hasil reaksi dari gas bumi yang bertemu dengan oksigen pada suhu tertentu.

 

Fenomena ini hanya ada dua di dunia

Kawah Ijen dapat dibilang dengan fenomena alam yang sangat langka. Gimana enggak, fenomena unik itu hanya ada dua di dunia. Pertama di Kawah Ijen, Jawa Timur serta di Islandia.

 

Pertama kali ditemukan tahun 1950-an

Keberadaan fenomena Blue Fire di Kawah Ijen ini baru diketahui masyarakat sekitar pada tahun 1950-an. Penemunya merupakan warga lokal yang sedang menambang belerang. Padahal fenomena itu udah terjadi dari ratusan tahun yang lalu.

 

Kawasan tambang belerang tradisional

Kawah Ijen mempunyai potensi alam yang melimpah buat penduduk sekitar. Karena apa? kawasan di sekitar Kawah Ijen merupakan kawasan tambang belerang tradisional. Konon, seorang penambang mampu untuk membawa beban sampai 60 kg dalam sekali pendakian.

 

Danau asam terbesar di dunia

Malam dini hari lo bisa menikmati pemandangan api biru, pada siang hari atau pagi hari lo disuguhi dengan pemandangan yang enggak kalah keren, yakni Kawah Ijen dengan pemandangan air yang berwarna biru toska.

Namun, jangan coba-coba ya untuk mendekat apalagi lo sentuh airnya. Soalnya danau ini memiliki kandungan asam yang sangat tinggi dan tercatat sebagai danau asam terbesar di dunia. Luas danau Kawah Ijen mencapai 5.466 ha dengan kedalaman diperkirakan mencapai 200 meter.