Fenomena Lingkaran Peri Namibia

LAZONE.ID - Afrika menyimpan fenomena-fenomena alam yang unik nan menarik. Di Namibia loe akan melihat tanah tandus yang punya motif bulat-bulat disebut lingkaran peri.

Namibia adalah salah satu negara di Afrika. Negara ini punya satu gurun yang tandus dan kering yang uniknya bro gurun itu memiliki fenomena unik. Di sana terdapat corak lingkaran yang ukurannya kecil dan sedang di atas tanah.

 

Para ilmuwan menduga padang itu menjadi berlubang akibat adanya radioaktif Bumi atau racun yang dikeluarkan tanaman, 'membunuh' tumbuhan dan meninggalkan jejak lingkaran. Praduga lainnya menyebutkan, lingkaran tersebut dihasilkan oleh rayap pasir yang menghama tanaman.

 

 

Fenomena lingkaran peri ini pertama kali ditemukan masyarakat tahun 1970-an. Ada banyak hasil penelitian yang mengungkapkan kebenaran lingkaran peri, seperti lingkaran-lingkarannya disebabkan oleh rayap pasir atau psammotermes allocerus. Rayap pasir diprediksi memakan akar rumput dan menghisap seluruh air di tanah sampai meninggalkan jejak lingkaran.

 

Yang kedua itu soal tanaman saling membunuh. Jarangnya hujan dan nutrisi tanah yang kurang membuat kompetisi intens di antara tanaman rumput. Rumput-rumput yang kuat bakal menghisap banyak air dan nutrisi tanah dan menyebabkan rumput-rumput lainnya mati. Kompetisi pun makin ketat dan tanaman rumput membentuk lingkaran secara alami untuk memaksimalkan air dan nutrisi tanah yang tersedia. Lingkaran itulah diyakini sebagai reservoir atau wadah yang menampung air dan nutrisi tanah yang bagus. Sementara itu, petani lokal percaya bahwa lubang Lingkaran Peri adalah jejak para peri atau dewa.