Futuristic Post-Soviet Architecture of Turkmenistan

LAZONE.ID - Konsep futuristik menguasai sebagian besar ibukota Ashgabat.

Talkmen.com --- Konsep futuristik menguasai sebagian besar ibukota Ashgabat.

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Turkmenistan menjadi tempat yang sempurna untuk melakukan travelling penuh sejarah dan keunikan.

Turkmenistan pernah menjadi salah satu tempat penting bagi Silk Road dan negara ini masih menyisakan masterpiece dunia arsitektur yang berusia lebih dari 2000 tahun. Sejak kejatuhan Uni Soviet, Ashgabat yang merupakan ibukota dari Turkmenistan berubah menjadi sebuah kota impian dengan bangunan futuristik dan wi-fi gratis di berbagai lokasi. Orang yang bertanggung jawab atas keindahan Turkmenistan adalah Saparmurat Niyazov.

Ia adalah First Secretary of the Turkmen Communist Party yang terakhir yang akhirnya terpilih menjadi presiden Turkmenistan pertama setelah negara ini merdeka. Dalam masa kepemimpinannya selama 15 tahun, Niyazov menjadikan Turkmenistan bagai sebuah museum arsitektur yang luar biasa. Bahkan Ashgabat cenderung terlihat mirip dengan Astana, kota di Kazahktan yang juga menganut post-soviet architecture. Masa kepimimpinan Niyazov berakhir di tahun 2006 ketika ia meninggal dunia. Anda bisa melihat sendiri keindahan Turkmenistan dalam berbagai foto di bawah ini.

Sumber: forwards.in Sumber: theatlantic.com Sumber: theatlantic.com Sumber: bobandrew.info Sumber: boomsbeat.com Sumber: overland-2010.blogspot.com Sumber: photo.sf.co.ua Sumber: polimeks.com Sumber: metalyapi.com Sumber: flickr.com/photos/gingerpete

Arsitektur yang dimiliki Ashgabat menjadikan kota ini berada dalam daftar tujuan travelling banyak orang dari seluruh dunia. Tidak heran, Ashgabat memang terlihat menakjubkan dari segala sisi.