Kayak Gimana Ya Desa Wisata di Raja Ampat?

LAZONE.ID - Desa Wisata Arborek di Raja Ampat, seluruh daratannya berpasir putih dan pantainya cantik.

Mendengar desa wisata, pikiran loe pasti terlintas perbukitan, hutan-hutan dan masyarakat yang hidup di rumah-rumah adat. Tapi bagaimana rupa desa wisata di Raja Ampat, Papua Barat sana?

Raja Ampat emang terkenal dengan dunia bawah laut dan gugusan pulau karang. Tapi jangan lupa, atraksi wisata di sana nggak hanya itu aja bro. Ini nih yang wajib loe datangi di sana, Desa Wisata Arborek. Desa ini dihuni oleh 150 keluarga, serta menjadi pelopor bagi 18 desa wisata yang sedang berkembang di Raja Ampat.

Di desa ini, loe bisa berburu souvenir cantik yang diproduksi oleh masyarakat setempat, yaitu topi dan tas tali atau yang biasa disebut noken. Tapi maklum ya kalo harganya mahal, ke sana juga bukanlah barang mudah. Loe harus naik boat dari Waisai, ibukota Raja Ampat selama 2 jam lebih. Sewa perahu sehari, bisa mulai dari Rp 1 jutaan.



Penduduk di Desa Wisata Arborak ramah-ramah bro. Mereka pun sudah sadar wisata, yang artinya tahu cara membuat turis nyaman dan aman. Di sana juga ada homestay, yang harga per malamnya Rp 450 ribu per kepala.

Di Desa Wisata Arborek, loe pun bisa berenang di pinggiran pantainya. Cukup snorkeling, loe akan melihat terumbu karang yang ukurannya beragam dan warna-warni. Yang punya lisensi menyelam, menyelamlah sampai kedalaman 20 meter untuk berteu ikan pari yang besar.

Menariknya nih, Desa Wisata Arborek seluruh tanahnya adalah pasir putih. Di sana sudah ada pula fasilitas seperti tempat bilas, gereja dan sekolah. Nyesel deh, ke Raja Ampat tapi nggak mampir ke Desa Wisata Arborek.