Kota Tua, Kagak Ade Matinye!

LAZONE.ID - Jalan-jalan seru di jantung Jakarta. Dari sekadar nongkrong, ngopi, ngeramal nasib sampai uji nyali juga bisa bro...

Jalan-jalan seru di jantung Jakarta. Dari sekadar nongkrong, ngopi, ngeramal nasib sampai uji nyali juga bisa bro...

Dalam bahasa Betawi, kalimat "kagak ade matinye" cocok banget buat kawasan Kota Tua atau disingkat Kota. Dalam 10 tahun terakhir, mulai masyarakat setempat, turis lokal sampai asing tidak berhenti berkunjung ke kawasan ini.

Dulu, Cafe Batavia menjadi satu-satunya tempat menikmati teh, kopi serta musik. Kini, kedai-kedai kopi dan tempat makan bermunculan, memanfaatkan gedung-gedung tua di seputaran Alun-alun Fatahillah. Di antaranya Bangi Kopitiam, Cafe Museum serta Kedai Seni Djakarte.

Ini belum terhitung para penjaja makanan keliling. Mulai camilan khas Jakarta seperti kerak telor, es doger, ketan susu, gorengan, tahu gejrot Cirebon, sate Padang sampai kerang rebus tersebar merata di seantero plaza Museum Fatahillah.

Sementara unsur hiburan datang dari panggung boneka mini yang digerakkan pakai tali di tangan, ada pengamen keliling, adu tangkas lempar gelang, sampai peramal nasib serta seniman pembuat tattoo.

Pendeknya meriah dan tumpah ruah. Penuh manusia serta tidak pernah sepi. Biar jalan-jalan loe makin “kagak ade matinye", saat ke Kota jajalah beberapa ide ini bro.

* Uji nyali. Beberapa gedung tua di area seberang Kali Besar dijadikan losmen atau hotel. Cobalah menginap untuk merasakan suasana otentik masa lalu, sekaligus uji keberanian.

* Tour de Museum. Mulai Museum Bank Mandiri, Museum Fatahillah, Museum Wayang sampai Museum Keramik bisa ditempuh jalan kaki dari Alun-alun Museum Fatahillah. Coba temukan di mana patung Dewa Hermes, nisan kubur Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen, sampai jendela kaca patri bergambar perempuan tanpa busana!

* Napak tilas lokasi pembuatan film dan videoclip musisi Tanah Air di sekitar Kota. Antara lain lagu Hitamku yang dibawakan Andra & The Backbone, film Obama Anak Menteng, sampai Berbagi Suami. Buatlah potret dengan kostum yang mirip tayangan itu, biar makin seru. Tak bakal ada pengunjung menganggap Anda aneh, karena daerah Kota sampai Glodok sering digunakan untuk pemotretan model dan pre-wedding.