Legenda Cinta, Romeo dan Juliet Ala Palembang

LAZONE.ID - Pulau kemaro di Palembang, konon muncul dari lokasi tenggelamnya dua pasangan yang sudah bersumpah sehidup semati.

Nggak jauh dari Jembatan Ampera, terdapat Pulau Kemaro yang ada di atas Sungai Musi. Masyarakat setempat percaya, pulau itu adalah tempat tenggelamnya dua pasangan yaitu putri raja Siti Fatimah dan saudagar China bernama Tan Bun An.

Pada zaman Kerajaan Palembang, Tan Bun An dan Siti Fatimah saling jatuh cinta. Mereka mau melanjutkan ke jenjang pernikahan, dengan pertama-tama, Siti Fatimah dibawa dulu ke China. Orang tua Tan Bun An pun menyetujui keduanya dan berharap orang tua Siti Fatimah juga turut menyetujuinya. Maka, mereka membekali Tan Bun An dengan 7 guci berisikan sayur mayur sebagai hadiah untuk keluarga Siti Fatimah.

Selama perjalanan Tan Bun An bingung bukan main. Masa, ketemu orang tua Siti Fatimah yang notabenya raja, cuma dikasih sayur mayur doang. Siti Fatimah sih nggak masalah, tapi Tan Bun An takut. Iya, takut malu dan hubungannya nggak direstui.
 


Pas sampai di Sungai Musi, Tan Bun An menendang guci-gucinya ke sungai. Guci terakhir, sebelum ditendang malah pecah duluan. Nggak disangka, di bawah sayur mayurnya ada tumpukan emas. Tan Bun An, nggak pikir panjang langsung nyebur ke sungai untuk menyelamatkan guci-guci yang lain.

Setelah nyebur, Tan Bun An nggak muncul-muncul juga. Siti Fatimah panik bukan main. Salah seorang pengawal Tan Bun An disuruh nyebur untuk jemput si Tan Bun An. Eh sama aja, dia juga nggak balik ke permukaan.

Siti Fatimah punya feeling, ada sesuatu yang tidak beres. Tapi karena sudah terlanjur cinta dan sayang, dia ikut nyebur berharap bisa menemukan Tan Bun An. Apa mau dikata, dia juga tidak kembali ke permukaan air dan tenggelam!

Akhirnya, dari lokasi tempat mereka menyeburkan diri, muncullah Pulau Kemaro. Di situ juga ada pohon yang disebut pohon cinta karena bentuknya yang aneh. Loe bisa datang ke sana untuk mengenal legendanya dari dekat. Di tengah pulaunya ada pula Kelenteng Hok Tjing Rio dan pagoda 9 lantai. Kalau ke sana, harus naik perahu getek bro!