Misteri Batu yang Berjalan Sendiri di Amerika

LAZONE.ID - Nggak hanya jalan lurus, tapi batu-batu di lembah Amerika ini jalan ke kanan dan ke kiri serta meninggalkan jejak.

Batu yang jalan sendiri, emangnya bisa? Jangan kaget bro, fenomena itu memang benar adanya. Batu yang sejatinya bedna mati, malah bisa bergerak sendiri. Loe bisa melihatnya di Death Valley, California, Amerika.

Death Valley ini lembah yang sangat luas, angkanya 7.800 km persegi. Didominasi wilayah gurun, Death Valley juga masuk dalam daftar tempat terpanas di Bumi karena bisa di atas 40 derajat Celcius. Tapi nggak cuma itu, di sana jugalah terdapat fenomena yang jadi misteri. Batu yang berjalan sendiri!

Tepatnya ada di Racetrack Playa, suatu kawasan danau yang mengering dan tinggal bersisa bebatuan dan tanah yang tandus. Jumlah bebatuannya, ada 162 dan rata-rata beratnya 45 kg. Yang bikin orang-orang geleng-geleng kepala, ada garis jalur mengekor di belakang batu yang menjadi jejak pergerakan batunya. Ya, batunya bergerak!
 


Bukan digerakan oleh orang, tapi batu-batunya bergerak sendiri. Garis jalurnya pun panjang, serta beberapa berbelok-belok, belok ke kanan atau ke kiri. Para peneliti dibuat pusing tujuh keliling dan punya banyak spekulasi.

Ada yang bilang, batunya bergerak karena karena efek gravitasi. Permukaan Racetrack Playa tidaklah datar. Datarannya di utara ternyata lebih tinggi beberapa cm dibanding permukaan sebelah selatan. Jadi, batu yang bergerak itu sebenarnya jatuh.

Pendapat lain, batunya bergerak karena angin. Tidak adanya pepohonan dan cuaca yang gersang, membuat angin di sana bertiup kencang. Tapi dua pendapat itu, belumlah memuaskan dan sampai kini, batu yang bergerak itu, masih jadi misteri. Bahkan para ilmuwan NASA, masih belum bisa memecahkan misterinya.