Ruang Indonesia di Museum Vatikan

LAZONE.ID - Tahu gak loe bro, Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Vatikan membangun ruang koleksi khusus Indonesia di Museum Vatikan.

Tahu gak loe bro, Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Vatikan membangun ruang koleksi khusus Indonesia di Museum Vatikan. Upaya tersebut direalisasi dibahas Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya, saat berkunjung ke Vatikan baru-baru ini untuk sebuah pertemuan dengan President of the Vatican City State, Cardinal Giuseppe Bertello.

Kerja sama yang berlanjut dengan penyelenggaraan pameran bertema Indonesia, “Land of Harmony“ menampilkan konsep pluralisme Indonesia, mirip motto “Bhinneka Tunggal Ika”.

Museum Vatikan memiliki lebih dari 1100 artefak seni dan budaya Indonesia yang dibawa oleh misionaris sebagai pemberian hadiah kepada Sri Paus. Beberapa koleksi benda antik akan dipamerkan diantaranya wayang kulit, replika Candi Borobudur, batik Jawa, ukiran kayu dari suku Asmat, dan masih banyak lagi lainnya.
Rencananya ruang koleksi permanen juga dilengkapi dengan Indonesian Garden yang memamerkan patung badak bercula satu dari perunggu, dimana habitat yang tersisa satu-satunya berada di Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa Bagian Barat. Awalnya, patung badak tersebut ditampilkan di Paviliun Indonesia dalam Milan Expo 2015 kemudian dihibahkan Pemerintah Indonesia kepada Museum Vatikan. Selain Indonesian Garden, ada juga ruang koleksi yang dilengkapi educational area dan dibuat untuk anak sekolah dengan tujuan mengenalkan masyarakat dan budaya Indonesia.

Museum Vatikan sendiri merupakan salah satu museum terbaik di dunia selain Museum Smithsonian di Washington D.C. dan Museum Louvre di Paris. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Museum Vatikan mencapai enam juta orang per tahun. Museum ini terbilang sangat strategis karena setiap hari selalu ramai pengunjung, mencapai lebih dari 10 ribu orang dan tetap ramai dikunjungi sampai saat ini, bangga kan loe jadi orang indonesia bro!