Siapkan Kamera Lo dan Pergi ke Pantai Gigi Hiu Lampung

LAZONE.ID - Lo juga bisa kamping di sini

Pasti destinasi wisata di Lampung yang paling sering orang tau ialah Teluk Kiluan dan Pahawang. Sebenarnya bro, ada satu lagi nih yang enggak kalah kerennya, yaitu Pantai Gigi Hiu. Lokasi tepatnya di Desa Pegadungan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Pantai ini memberikan panorama yang beda dengan pantai pada umummnya. Di sana, lo akan melihat batu karang lancip yang tertata alami di dekat bibir pantai yang sering banget diterjang ombak. Nah, momen itu akan jadi pemandangan enggak biasa dan sangat fotogenik.

Kalo lo mau ke Pantai Gigi Hiu, gue saranin datangnya pas menjelang sunrise atau sunset bro. Kenapa? soalnya saat jatuhnya mentari yang menyirami deretan karang itu akan buat semuanya terlihat ciamik buat dipotret.

Dan jangan heran juga kalo lo ke sini melihat banyak fotografer. Soalnya keindahan pantai ini jadi buruan para fotografer nih. Tapi, di luar itu semua, pantai ini juga asik kok buat jalan-jalan untuk menikmati kesunyian.

Siapkan Kamera Lo dan Pergi ke Pantai Gigi Hiu Lampung

Gue saranin untuk enggak berenang di pantai ini karena banyak batu-batu tajam. Tempat ini lebih pas buat lo yang ingin melihat pemandangan indah aja sambil berfoto-foto.

Tapi, kalo lo mau berkemah di sini boleh aja kok. Kalau weekend biasanya ada 1-2 kelompok pelancong yang berkemah di sekitar pantai ini. Yang penting jaga diri baik-baik dan siapkan peralatan.

Pasti lo bertanya-tanya kenapa pantai ini namanya Gigi Hiu? jadi gini, jangan mikir pantai ini banyak hiunya ya, itu salah besar. Kenapa dinamakan gigi hiu karena batu-batu runcing di sini itu menyerupai gigi hiu.

Cara untuk lo bisa menikmati Pantai Gigi Hiu ini ya gampang-gampang susah sih. Soalnya lokasinya agak ngumpet. Dari Jakarta bisa terbang atau berkendara (plus naik feri) ke Bandar Lampung.

Rute favorit. Arahkan kendaraan langsung ke Teluk Kiluan (80 km dari Bandar Lampung). Keluar dari gerbang utama Kiluan, ada jalur menanjak di bagian kiri, ikuti aja. Dari sini tinggal 5 km lagi. Tapi jangan keburu senang dulu. Jalanannya semakin rusak. Sebaiknya sih parkir aja kendaraan di Kiluan lalu naik ojek (Rp 200.000 PP). Soalnya medannya memang sulit.

Jalanan tanah bercampur batu yang bergelombang naik turun melintasi bukit itu butuh dilewati dengan ketrampilan apalagi pas musim hujan. Kalau ada apa-apa kan repot. Total perjalanan sekitar 4 jam.