Surf Shack, Cara Keren Pamer Papan Surfing Keren

LAZONE.ID - Desainer asal Swiss, Yves Behar, baru aja bikin sebuah Surf Shack cakep abis, bro. Surf Shack yang digunakan untuk memamerkan koleksi papan selancar doi di Miami Design District tersebut, memenangkan penghargaan Design Miami 2015.

Desainer asal Swiss, Yves Behar, baru aja bikin sebuah Surf Shack cakep abis, bro. Surf Shack yang digunakan untuk memamerkan koleksi papan selancar doi di Miami Design District tersebut, memenangkan penghargaan Design Miami 2015.

Behar memakai struktur plastik yang bergelombang beserta kayu lapis yang miring. Hasilnya, bikin Surf Shack tersebut keliatan artsy banget, bro. Apalagi kayunya yang sengaja dibentuk berbaris serta gubahan cat hitamnya. Nah, panel yang ada di depannya, dibuat untuk menyimpan batu dan kerang yang dikumpulkannya setelah surfing, bro.

Sementara papan surfing diletakkan di dalam Surf Shack tersebut. Surf Shack ini pun dipamerin mulai tanggal 1 sampai 6 Desember 2015 kemarin. Pintu geser dan dindingnya dari plastik, agar dapat menyaring cahaya, bro. Dan kalo pintu sedang terbuka, biasanya untuk tempat menyenderkan papan surfing setelah berselancar.

Koleksi Behar gak cuma papan selancar buatannya sendiri. Tapi ada juga foto-foto dan artwork di langit-langitnya yang dibuat langsung oleh Deft Union, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang arsitektur dan interior.
FYI, Design Miami adalah bagian dari Design Visionary Award, yang merupakan sebuah ajang tahunan untuk mengapresiasi seluruh individu yang berkontribusi untuk merancang sebuah desain, bro. Venue Design Miami pun dibuat menyambung langsung ke Miami Beach yang gak jauh dari lokasi.

Nah, di dalam standnya masing-masing desainer bisa memamerkan sketsa asli serta bentuk prototipe yang sudah dikerjakannya. Gak heran Behar memenangkan penghargaan ini, bro. Pasalnya, sudah sejak tahun 1999 doi mulai membentuk studio sendiri dengan nama Fuseproject yang menerima orderan furniture dan disesuaikan sama thermostat untuk British Gas.

Sejak diadakan pada 20015, Miami Design District udah mengalami pengembangan koleksi beberapa furnitur seperti layaknya karya seni lainnya, bro. Dan berkat Craig Robins, co-founder Design Miami, daerah ini sekarang menjadi ruang serba guna untuk arsitek Jepang, Sou Fujimoto, Aranda/Lasch yang mendesain Tom Ford Store dan Studio Gang yang membuat apartment blok 14 lantai.

“Orang-orang mulai menyadari bahwa furnitur dapat dikumpulkan seperti seni. The Design District menjadi lebih diakui sebagai tujuan rekreasi budaya. Restoran juga sudah mulai dibuka, ada pengalaman seni yang lebih,” pungkas Robins.