Tahu Nggak, Korea Selatan Punya Desa yang Warna-warni

LAZONE.ID - Dulunya desa kumuh terus disulap jadi kinclong dan dipenuhi dengan aneka warna oleh para seniman

 
Korea Selatan nggak hanya punya film drama dan musik K-Pop. Wisatanya bukan cuma Seoul atau Pulau Jeju. Satu lagi yang loe harus tahu, namanya Gamcheon Culture Village, desa yang penuh warna-warni.

Rumah-rumah di Gamcheon Culture Village berdiri saling rapat satu sama lain. Kontur tanahnya perbukitan yang bedundak-undak, membuat jejeran rumahnya tak sejajar, ada yang di atas dan di bawah. Sudah begitu, beda rumah beda pula warnanya, inilah yang membuatnya unik.

Tempat terbaik melihatnya, adalah dari posisi yang tinggi yang namanya Sky Garden. Perhatikan, warna rumahnya ada yang merah, kuning biru, hijau sampai pink. Walau berhimpitan, tapi kelihatannya nggak kumuh dan tetap bersih.

Puas berfoto-foto, sekarang kita masuk ke desanya yuk. Di jalanan dan sudut-sudut desanya nggak kalah unik. Banyak patung-patung dan mural di tiap sudut desanya. Kalau tersasar, coba cari bentuk ikan di dinding yang terbuat dari kayu-kayu kecil. Itulah papan penunjuk jalannya bro.
 


Lokasi desanya dekat Kota Busan, sekitar 30 menit naik mobil. Untuk mencapai desa ini cukup mudah, loe tinggal naik subway hingga Toseong station dan melanjutkan perjalanan dengan naik mini bus no 1-1 atau 2-2. Mini bus tersebut akan berhenti persis di depan desa ini.

Tahu nggak loe, ternyata dulunya desa ini tempat yang padat dan jorok. Yang hidup di sini, adalah para pengungsi dari zaman perang atau bisa dibilang keluarga-keluarganya veteran. Seiring berjalan waktu, pemerintah Korea Selatan pelan-pelan membuka mata. Mengapa desanya tidak jadi destinasi wisata?

Di tahun 2009, barulah semua mahasiswa kesenian dan para seniman diundang ke sana. Mereka ditantang, untuk menguba desanya terlihat jadi menarik. Berhasilah, cara pemerintah Korea Selatan dan kini sudah menjadi destinasi wisata yang hits di sana. Di Indonesia, bisa kayak gini nggak ya?