Tato Tertua di Dunia dari Indonesia

LAZONE.ID - Dua hal yang pasti ada di pikiran loe saat mendengar nama Mentawai. Surfing dan tato.

Untuk Suku Mentawai, tato merupakan bentuk ekspresi seni dan juga perlambang status sosial dalam masyarakat. Selain itu, tato dapat pula dianggap sebagai pakaian abadi yang akan dibawa mati. Maka suku Mentawai di Mentawai, Sumatera Barat ini begitu menganggungkan tatonya.

Encyclopaedia Britannica mencatat bahwa tato tertua ditemukan pada mumi di Mesir (1300 SM). Sementara, Suku Mentawai sudah menato badan mereka sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera pada Zaman Logam (1500 SM-500 SM).

Konon, orang Mentawai adalah suku bangsa protomelayu yang datang dari Yunan, kemudian berbaur dengan budaya dongson di Vietnam. Mereka berlayar ke Samudra Pasifik dan Selandia Baru hingga sampai di pantai Barat Sumatera. Terlebih lagi ditemukan kemiripan tato Mentawai dengan tato hasil seni budaya dongson di Vietnam.

Proses pembuatan tato pun tidak boleh sembarangan melainkan mengikuti sejumlah prosedur adat yang mereka percayai dan memakan waktu yang lama. Tahap persiapannya saja bisa sampai berbulan-bulan. Sejumlah upacara dan pantangan (punen) harus dilewati atau dilakukan sebelum proses tato dilakukan. Ritual upacara akan dipimpin oleh sikerei (dukun adat Mentawai). Tuan rumah perlu pula mengadakan pesta dengan menyembelih babi dan ayam. Biaya yang disiapkan untuk upacara membuat tato ini terbilang cukup mahal sebab dapat menghabiskan jutaan rupiah.

Tubuh yang akan ditato terlebih dulu digambari motif menggunakan lidi. Motif garis-garis yang merupakan motif khas tato Mentawai tidak sembarang ditorehkan melainkan mengikuti rumusan jarak tertentu. Motif yang sudah selesai digambar kemudian ditusuk dengan jarum bertangkai kayu. Jarum biasanya menggunakan tulang hewan atau kayu karai yang diruncingkan. Tangkai kayu berjarum itu kemudian dipukul pelan-pelan dengan kayu pemukul agar zat pewarna masuk ke dalam lapisan kulit.

Zat pewarna tato yang digunakan terbuat dari campuran warna alami, yaitu terbuat dari tebu dan arang tempurung kelapa. Pembuatan tato dimulai dari telapak tangan, tangan, kaki lalu tubuh. Bagian tubuh yang baru ditato biasanya akan bengkak dan berdarah selama beberapa hari. Kalo loe jalan-jalan ke Mentawai, jangan lupa melihat tato asli mereka ya mendunia!