Ternyata Filipina Punya Mumi Juga

LAZONE.ID - Mumi di Filipina disebut mumi api karena proses pemumiannya adalah diletakkan dengan posisi duduk di atas api sampai seluruh cairannya keluar.

Nggak cuma di Mesir saja bro, loe bisa pula melihat mumi di Filipina. Sebutannya adalah mumi Kebayan karena lokasinya ada di Kebayan, Provinsi Benguet, Filipina. Selain itu, sebutan lainnya aialah mumi api.

Mumi Kebayan diyakini sebagai peninggalan dari suku Ibaloi sejak ratusan tahun silam. Pertama kali ditemuin sama tim arkeolog di Gua Timbak yang ada di atas gunung, tahun 1990-an. Perbedannya dengan mumi di Mesir yakni posisi muminya duduk, tidak tiduran, serta tidak dilapis kain.

Dipercayai, mumi-mumi itu sudah ada sejak tahun 1200-1500 Masehi. Para arkeolog pun terheran-heran, ternyata peradaban Filipina di zaman dulu cukup maju. Apalagi proses pembuatannya nggak main-main, cukup rumit dan makan banyak waktu.



Sebelum menjadi mayat, mereka yang mau dijadikan mumi dipaksa minum air yang sangat asin. Setelah meninggal, mereka lalu dicuci dan diletakkan dengan posisi duduk di atas api untuk dijadikan mumi. Hal itulah yang membuat cairan tubuhnya keluar. Asap tembakau juga ditiupkan ke dalam mulut jasad untuk mengeringkan organ-organ tubuh.

Sampai menjadi mumi, posisi jenazahnya adalah duduk. Duduknya mengangkat kedua kaki dengan tumit yang dekat ke kepala. Mungkin sebenarnya lebih seperti jongkok kali ya.

Pemerintah setempat melindungi gua-gua yang diyakini terdapat mumi. 28 Mumi kini disimpan pada sebuah museum di Kabayan. Lekuk tubuhnya masih terlihat sangat jelas, tidak seperti tengorak yang umurnya ratusan tahun. Sayanya pemburu benda-benda bersejarah masih terus mengincar mumi Kebayan sampai sekarang karena harga di pasar gelap sangat tinggi. Ck..ck..ck..