Nonton NBA 15 tahun terakhir adalah soal LeBron, LeBron, dan LeBron. Sejak 2003, King James selalu jadi fenomenal dengan cincin juara sebanyak 4 kali, dan masuk final 10 kali. Dalam 19 musimnya, LeBron James bermain di 1316 pertandingan dan mempertahankan rata-rata 27,0 ppg, 7,4 rpg, dan 7,4 apg untuk karirnya. banner-ads



Namun, lihat performa Lakers musim ini dan sebelumnya yang drop, apakah LeBron sudah habis? Eits… sorry nih fans LeBron, gak usah panas dulu. Yang meragukan LeBron bukan Bromin aja, tetapi pemain Mavericks, JJ Redick.



“Bagi saya… Ini pertama kalinya. Saya sudah mengenal LeBron sejak dia berusia 15 tahun, di mana LeBron terlihat seperti manusia. Dia mengalami cedera inti beberapa musim lalu. Musim lalu dia mengalami cedera pergelangan kaki dan keluar dan berkata, 'Saya tidak tahu apakah saya akan 100% lagi setelah itu,” kata Redick. 



Salah satu kunci LeBron ‘merajai’ NBA adalah fisiknya. Tentu semua denger cerita LeBron yang butuh jutaan dollar buat jaga kondisi tubuh. Namun, beberapa tahun terakhir ketika di Hollywood LA, Redick lebih sering melihatnya bersantai, minum anggur dan tequila, serta kurang berada di lapangan. 



Lihat aja musim pertama di LA, cedera pangkal paha membuat LeBron absen selama hampir setengah musim. Tahun kedua, boleh lah sebagai bukti bahwa LeBron masih raja. Tahun ketiga, ia cedera parah dan hanya main 45 game. Musim ini, setelah liburan panjang ia kembali cedera perut dan tampil kurang mengesankan di game awal-nya.

Menurut kalian, setuju gak kalau LeBron itu masih ‘The King’?