Awal mula Fadhli AKA Bungee Jumping mengenal streetball adalah tahun 2002 ketika nonton kaset AND1 Mixtape Vol.1. Ia menyimak, berlatih, dan praktekin bersama komunitasnya di Pulau Mas, Indigo Streetball.

Banyak kesulitan dan tantangan. Dia sempat gak punya sepatu basket dari tahun 2003-2011, tapi dia tak pernah berhenti untuk berlatih. Namun, kesulitan datang lebih banyak lagi, hingga tahun 2009 ia putus asa, dan mencoba pensiun. 

Fadhli memang tak bisa jauh dari dunia streetball. Tahun 2011 ia diajak temannya, Julian Rizki untuk berkompetisi lagi di Palembang. “Dateng ke sana (Palembang) cuma bawa duit 250.000. Itu sedih banget. Sampai berpikir kalau gak menang, kalau gak juara, saya mungkin pulang mesti pinjem duit nih sama temen-temen di sana,” ujarnya.

Hingga Fadhli sampai di titik semua streetballer inginkan, yaitu All-Star nasional, setelah juara di Playoff Jogja LA Streetball. 

Streetball Stories kali ini akan membahas perjalanan panjang streetballer, Fadhli AKA Bungee Jumping. Tonton selengkapnya di YouTube LA Streetball!