Hampir semua orang yang memainkan permainan streetball di Vancouver, Canada, pada akhir tahun 1990-an menceritakan kisah yang sama: Joey Haywood, remaja dengan tubuh ramping, dengan polosnya menggiring bola di sekitar beberapa pemain bertahan, banyak di antaranya setidaknya satu dekade lebih tua darinya. Di berbagai ajang streetball sering kali anda melihat seorang streetballer yang membuat anda takjub. Haywood tidak hanya melakukannya kadang-kadang. Dia melakukannya setiap saat. Pada usia yang masih sangat muda, Dia mendapat julukan 'King Handles'.

Di Vancouver, nama itu masih membangkitkan ingatan, bukan hanya tentang permainan legendarisnya, tetapi juga tentang gerakan streetball yang tumbuh dari sesuatu yang sepenuhnya bersifat lokal berubah menjadi fenomena global.

The Notic adalah sekelompok anak muda Kanada yang pada awalnya hanya memiliki kesamaan passion. Mereka bertemu secara random melalui sepasang pembuat film. Nama, The Notic, berasal dari Kirk Thomas dan Jeremy Schaulin-Rioux, produser rekaman yang mengambilnya dari album The Roots tahun 1996, Illadelph Halflife. Para pemainnya adalah King Handles, David Dazzle, Johnny Blaze, J. Fresh, dan Goosebumps, di antara banyak lainnya. David dan Johnny adalah saudara yang saling bersaing. David adalah orang yang lebih tidak terduga. Johnny dikenal karena ciri khasnya saat dribble bola rendah ("Saya belum pernah melihat orang yang mendrible bola serendah dia," kata Haywood). Sedangkan J. Fresh dan Goosebumps dikenal karena gerakan freestyling mereka.

Apa yang dimulai sebagai proyek coba coba menjadi sensasi viral dengan bantuan internet. Notic adalah jenis kesuksesan bawah tanah yang jarang anda dengar lagi, sangat populer di kalangan penggemar streetball yang erat. Gerakan mereka dimodelkan di NBA Street. Dan mereka pun diundang untuk menjadi cameo di beberapa film.
 
The Notic bercerita tentang sekelompok remaja yang menyukai bola basket. Mereka tidak mencari ketenaran, dan mereka tidak berpikir apa yang mereka lakukan di lapangan akan menghasilkan keuntungan finansial. Notic lahir dari keinginan sederhana di antara sekelompok pria muda untuk mengubah cara bola basket dilihat dan dimainkan di lapangan local mereka.

Tiba-tiba, The Notic menjadi nama besar di lingkaran streetball, baik di media online maupun di Vancouver. Teman masa kecil Haywood, Yash Zandiyeh, memberi tahu dia bahwa seseorang telah menghubungi AOL Instant Messenger dengan harapan dapat terhubung dengan King Handles sehingga dia dapat beberapa gerakan detail menggiring bola. Mengejutkannya permintaan itu datang dari Estonia. 
 
Berjalannya waktu, The Notic menjadi selebriti di Vancouver, Canada. The Notic tiba-tiba lebih dari sekadar sekelompok pecandu bola basket jalanan yang ingin melihat diri mereka sendiri dalam rekaman video. Fans mencari tau setiap gerakan mereka. Mereka pun dicintai hanya karena menjalani kehidupan streetball biasa di Kanada. Respect!