18 Juli 2002. Jadi hari yang bersejarah untuk Rucker Park. Kobe Bryant datang menggunakan kaus No.8 miliknya. Pada waktu itu, boleh dibilang Kobe datang ketika berada di puncaknya karier-nya, setelah 3 minggu sebelumnya ia memenangkan championship NBA tiga kali beruntun bersama Lakers.


Kabar datangnya Kobe mulai muncul, membuat pengunjung sudah berdesakan sejak pukul 1 hingga pukul 3 sore. Sementara pertandingan di Rucker Park sendiri mulai pukul 6:05. Tidak ada keamanan khusus. Tidak ada penonton khusus. Yang ada Kobe Braynt untuk semua penonton. Lebih dari 1500 penonton yang berdesakan.

Bahkan pertandingan bisbol di sekitar tempat itu berhenti, anak-anak yang bermain berhenti, semua berlari menuju lapangan. Momen ikonik ini mengingatkan ketika, Wilt Chamberlain datang ke Rucker Park beberapa dekade sebelumnya.

Rucker Park adalah tempat ketika semua seniman basket datang. Sejak semula, dibentuk dengan bukan hanya sebagai tempat pertandingan basket, tetapi pusat kultur, di mana semua street kultur hadir, seperti streetball, hip-hop, grafiti.

Tidak semua bintang NBA ‘berani’ main di Rucker Park. Tetapi Kobe mampu dan mendapatkan respect dari semua orang. Sejak momen itu, semua orang menyebut Kobe sebagai "The Lord of the Rings."

Seusai pertandingan, Kobe mengangkat tangannya ke arah penonton, mengepalkan tinjunya, dan memukul dadanya. Kepalanya mengangguk-angguk penuh respect kepada semua orang yang hadir.