Pada era 80-an dan 90-an, sebuah dunk 360 yang berhasil akan dengan mudah memukau juri atau penonton di event dunk contest. Sekalipun kebanyakan dunk lebih dekat ke aksi 180 derajat atau 240, tapi trik tersebut sering dilakukan oleh para dunker di masa itu. 360 jadi salah satu jurus jagoan para dunker selain reverse (yang biasanya di variasikan) dan windmill.


Lalu di akhir 90-an kita mengenal Kobe dan Vince Carter yang melakukan dunk 360 di saat game. 360 dunk menjadi hal yang biasa, dan hanya tinggal menunggu waktu bahwa level selanjutnya yaitu 540 dunk akan muncul.

540 akhirnya muncul saat Jason Richardson melakukannya di event Magic Roundball Classic. Saat itu pertanyaannya sama, kapan 720 dunk akan muncul? Hal yang keliatannya mustahil akan terjadi karena butuh effort yang ekstra melakukan 720.

Waktu itu pun datang pada tahun 2006, di game AND1 yang diadakan di Houston, Texas, streetballer lokal yang bernama Taurian Fontenette yang juga dijuluki Air Up There, mengejutkan dunia dengan melakukan 720 dunk saat game sedang berlangsung!

Hal ini pun langsung jadi perbincangan di media-media amerika dan Taurian kebanjiran job untuk datang di talkshow maupun iklan untuk melakukan 720 dunk. Sekalipun akhirnya atensi orang tetap pada 720 dunk di AND1 game, Taurian lalu pelan-pelan dikenal sebagai Mr 720, sang legenda dari Houston!