Sejak Olimpiade Sydney tahun 2000, Amerika Serikat belum pernah menangin lagi turnamen bola basket internasional. Bisa dibilang,  Bola Basket Amerika Serikat mengalami titik terendah dalam sejarah. Salah satu kegagalannya ketika Olimpiade Athena 2004, mereka tumbang dengan skor 81-89 oleh Argentina di semifinal. Ya, walau tetap pulang bawa perunggu setelah duel merebut posisi ketiga melawan Lithuania, tetap aja skuad ini jadi sorotan dunia. Masalahnya, tim mereka ini datang dengan sederet pemain bintang NBA, tapi tetap terpuruk. Sampai-sampai, tim basket mereka dapet julukan keren, Nightmare Team, pelesetannya The Dream Team.banner-ads


Nightmare Team dipermalukan Argentina di Olimpiade Athena 2004. DON EMMERT/Getty Images

Nahhhh, karena Nightmare Team inilah, Amerika Serikat nggak mau kehilangan muka sebagai negara paling kuat di dunia basket. Amerika nih kaya cewek ya bro, nggak pernah mau kalah. 

Akhirnya, mereka pun kembali membangun kekuatan buat bangkit jadi kiblatnya basket dunia. Jerry Colangelo ditunjuk jadi direktur eksekutif Timnas basket Amerika Serikat pada musim panas 2005. Tugasnya cukup berat, Bro, ngembaliin basket Amerika ke jalur juara. Jerry Colangelo pun membangun Timnas basket Amerika Serikat  dengan fondasi anyar Carmelo Anthony, Dwyane Wade, Chris Paul, dan LeBron James. Mike Krzyzewski ditunjuk sebagai kepala pelatih dan memimpin Timnas basket Amerika Serikat memasuki era baru.

Tapi nggak semudah itu Ferguso, ngebangun tim terdebest itu nggak berjalan mulus. Dibuktiin dengan dikalahkan tim mereka oleh Yunani di semifinal Piala Dunia FIBA 2006. Mereka pulang bawa medali perunggu. 

Setahun kemudian, Timnas basket Amerika Serikat kembali berbenah, pada momen inilah sosok megabintang, Kobe Bryant bergabung dan ngomong, “Saya sudah lelah melihat kalian semua kalah. Ayo kita dapatkan (medali emas Olimpiade).”

Keren ya, kaya di adegan film, kacung kampretnya kalau perang kalah mulu, lalu datang jagoan utama, dan kalau udah ngomong kaya gitu, nih adegan perang di di film itu udah bisa dipastikan musuhnya kalah dengan mudah. 

Bener aja, ’kan. Kehadiran Kobe Bryant pun ngasih efek instan. Amerika Serikat keluar sebagai juara FIBA AmeriCup 2007 yang berlangsung di Las Vegas usai menang 118-81 atas Argentina di partai final.

Kobe Bryant yang berstatus sebagai pemain kedua tertua, setelah Jason Kidd, dalam skuad Timnas basket Amerika Serikat untuk Olimpiade Beijing 2008 pun didapuk sebagai kapten. Dengan skuad yang lebih matang dan solid, Amerika Serikat datang ke Negeri Tirai Bambu dengan optimisme tinggi.

Hasilnya, Kobe Bryant dan timnya tak terbendung sepanjang turnamen dan berhasil menyapu bersih delapan laga yang dijalani dengan kemenangan hingga akhirnya meraih medali emas. Bener kaann, kalau jagoannya udah muncul, musuh-musuh pada tumbang.

Baca Juga: Fantastis! Curry Dikontrak Seharga 1 Miliar Dolar!




Redeem Team Si Penebus Dosa. Picture by 2008 Getty Images

The Redeem Team melakukan apa yang harus mereka lakukan, yaitu menebus dosa lama dengan mantap kembali ke jalur juara!


Kobe Bryant Sang Kapten ngasih salam hormat ke penonton saat menumbangkan Spanyol  118-107. (Associated Press / The Spokesman-Review)

Redeem Team basket Amerika Serikat di Olimpiade Beijing 2008 ini diangkat dalam dokumenter buatan Netflix yang dirilis pada 7 Oktober 2022. Abis baca ini, langsung meluncur nonton, Bro! Biar makin seru!