Teknik Light Painting atau Light Graffiti merupakan salah satu teknik fotografi yang menggunakan sumber cahaya sebagai kuas, layaknya lukisan. Tujuannya adalah melukis dengan cahaya untuk menerangi titik pada objek, sehingga perhatian pun berfokus pada objek dalam foto dan tidak terganggu dengan hal lain dalam frame. Teknik ini juga tidak terlalu membutuhkan banyak biaya.

Sebelum mencoba teknik Light Painting, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan, contohnya, kamera dengan kontrol manual dilengkapi dengan mode Bulb dengan waktu eksposure di atas 30 detik. Lalu, Anda membutuhkan tripod, tentunya untuk menjaga keseimbangan foto dan mengurangi gangguan gerakan tangan. Paling utama, Anda memerlukan sumber cahaya. Anda dapat menggunakan lampu senter, lilin, obor elektrik, atau flash eksternal. Pilih sumber cahaya dengan warna yang berbeda untuk membuat hasil foto lebih menarik. Terakhir, Anda membutuhkan shutter release untuk membantu mendapatkan waktu eksposure yang dibutuhkan.

Jika sudah menyiapkan beberapa hal tersebut, kini Anda siap untuk mencoba teknik Light Painting. Berikut beberapa langkah awal yang bisa diikuti:

 

1. Cari tempat yang gelap. Anda bisa mencobanya di kamar dengan lampu dimatikan. Jika Anda mencobanya di luar ruangan, usahakan tidak ada sumber cahaya lain yang masuk ke foto.

2. Tentukan obyek foto yang akan Anda sinari, lalu tentukan bagaimana Anda akan menyinarinya

3. Alternatif lain adalah memotret pola sumber cahaya. Anda bisa menggunakan lampu senter untuk menulis kata atau meniru bentuk tertentu.

4. Set kamera di posisi Bulb mode.

5. Gunakan aperture yang moderat antara f/4 sampai F/8.

6. Gunakan kabel release shutter, lalu kunci di posisi lock. Kalau Anda tidak memiliki kabel release, cari teman yang mau menekan tombol shutter sesuai waktu exposure yang dibutuhkan.

7. Sekarang, mulai gunakan sumber cahaya untuk menerangi beberapa titik/area obyek foto atau mulailah membuat bentuk sesuai keinginan Anda.

8. Usahakan tidak berdiri antara sumber cahaya dan lensa, kalau cahaya dari lampu ke lensa terhalang oleh badan Anda, maka hasil foto akan tampak ada siluet.

9. Usahakan lama penyinaran antara satu titik ke titik lain sama waktunya, agar hasil foto tampak lebih halus.

10. Setelah selesai, lepaskan tombol shutter (atau kabel release)

11. Lihat hasil akhir foto, jika Anda belum puas dengan foto akhir, ulangi lagi. Kadang diperlukan beberapa kali usaha untuk menentukan waktu exposure yang bagus sesuai dengan kekuatan sumber cahaya.

 

Keluarkan kreatifitas Anda dan selamat mencoba!

TAGS : Lensa camera

#LensaCommunity