Tips Untuk Flash Photography

LAZONE.ID - Biar hasilnya makin maksimal!

Berawal dari sebuah teknik fotografi, justru Flash Photography merupakan bidang studi baru dalam fotografi di mana pengambilan gambar ini menuntutmu menggunakan dan mengoptimalkan bahkan berkreasi dengan flash. Lalu bagaimana cara mendapatkan gambar yang baik pada Flash Photography? Kamu bisa simak tips berikut.
  1. Pilih Mode dan Setting kamera yang tepat

TTL Metering biasa terjadi pada flash kamera. Dengan pengaturan ini kamera dan flash akan saling berkomunikasi. Saat kamu menekan shutter, flash akan memberikan jumlah cahaya yang dibutuhkan. Ada 3 mode yang bisa kamu pelajari dan sesuaikan:
  • Mode Otomatis (A). Dalam mode ini kamu menggunakan flash dengan aperture dan nilai ISO untuk eksposur yang benar. Pengukuran output flash tidak bergantung pada pengukur cahaya kamera.
  • Mode Manual (M). kamu harus menghitung berapa banyak cahaya yang dibutuhkan dan mengatur sendiri output flasmu.
  • Mode TTL dan Auto adalah yang paling mudah digunakan, terutama saat kamu tidak terbiasa menggunakan flash. Tapi mereka tidak selalu seakurat mode Manual.
  1. Pakai Flash Bukan Hanya saat gelap atau di malam hari.

Kebanyakan orang menggunakan fotografi flash hanya saat gelap, di malam hari, atau di dalam ruangan. Karena tidak ada cukup cahaya alami atau cahaya sekitar. Tetapi ada banyak situasi lain di mana kamu dapat menggunakan flash untuk menghilangkan bayangan dari foto.
  1. Gunakan Softbox

Perlengkapan ekstra ini dapat membuat perbedaan besar pada tampilan dan nuansa fotomu. Dengan sofbox, cahaya menyebar dan melembutkan sebelum mencapai subjekmu. Bayangannya tidak akan terlalu kasar dan cahayanya akan terlihat lebih alami.
  1. Perhitungkan Jarak dalam Menggunakan Flash

Kita semua pernah melihat foto yang fotografernya menggunakan flash terlalu dekat dengan subjek dan terlalu terang. Untuk menghindarinya, mundur dan gunakan lensa yang lebih panjang.
  1. Sinkronisasi Shutter Speed dan Aperture sesuai kebutuhan

Shutter Speed yang lebih cepat akan membuat aperture terbuka lebar. Misalkan kamu ingin memotret di bawah sinar matahari yang cerah, maka kamu membutuhkan shutter speed yang lebih cepat.

Itu beberapa tips dari Lensa Community tentang Flash Photography, semoga bisa bermanfaat yah buat upgrade skill kamu.
Kalau kamu ingin dapatkan edukasi dan informasi menarik seputar visualgrafi, follow @lensacommunity. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.