
Keduanya masih digunakan pada berbagai jenis motor. Karena itu, sebelum memilih ban motor, penting memahami perbedaan konstruksi, kompatibilitas velg, cara menangani kebocoran, hingga tanda ban sudah harus diganti.
Perbedaan Ban Tubeless dan Tubetype
Secara sederhana, perbedaan keduanya dapat dilihat dari konstruksi dan cara mempertahankan tekanan udara.
|
Aspek |
Ban Tubeless |
Ban Tubetype |
|
Ban dalam |
Tidak menggunakan ban dalam terpisah. |
Menggunakan ban dalam. |
|
Penahan udara |
Inner liner menahan angin di dalam rongga antara ban dan velg. |
Mengandalkan ban dalam. |
|
Velg |
Membutuhkan velg yang kompatibel dengan sistem tubeless. |
Umumnya digunakan dengan velg yang menggunakan ban dalam. |
|
Penggunaan |
Banyak digunakan pada motor modern. |
Masih umum pada motor klasik dan velg jari-jari tertentu. |
|
Respons saat bocor |
Kebocoran akibat tusukan kecil sering berlangsung lebih lambat. |
Udara dapat keluar lebih cepat jika ban dalam ikut tertusuk. |
|
Perawatan setelah bocor |
Bisa menggunakan metode seperti plug dan patch tanpa perlu melepas ban/roda dark kendaraan. |
Harus melepas roda dan ban luar dari velg terlebih dahulu untuk menambal atau mengganti ban dalamnya. |
Kelebihan dan Kekurangan Ban Tubeless dan Ban Tybetype
Kelebihan ban tubeless adalah penanganan tusukan kecil dapat dilakukan tanpa melepas roda. Ketika tertusuk benda tajam, kebocoran juga sering berlangsung lebih lambat sehingga rider memiliki kesempatan untuk mencari tempat aman atau bengkel.
Namun, bukan berarti ban tubeless bebas masalah. Segel antara ban dan velg dapat mengalami masalah, seperti bengkok, penyok, kotor, dan berkarat. Sementara kerusakan pada sidewall wajib diganti dengan ban baru demi keselamatan berkendara.
Namun, ban tubetype juga memiliki keunggulan pada penggunaan tertentu. Sistem ini masih relevan untuk motor dengan velg jari-jari tradisional dan penggunaan off-road tertentu karena ban dalam dapat diganti ketika mengalami kerusakan.
Jadi, sebaiknya lo pilih sistem ban sesuai spesifikasi motor dan rekomendasi pabrikan, bukan hanya berdasarkan anggapan bahwa salah satunya selalu lebih aman.
Cara Membaca Ukuran Ban Motor
Memahami ukuran ban motor penting agar ban pengganti sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Salah satu format yang sering ditemukan adalah 110/70-17.
Angka tersebut secara umum dapat dibaca sebagai berikut:
- 110 = lebar tapak ban dalam milimeter.
- 70 = rasio aspek atau perbandingan tinggi dinding ban terhadap lebarnya dalam persen (tinggi ban adalah 70% dari 110 mm, yaitu sekitar 77 mm).
- 17 = diameter velg dalam inci.
Tanda “-” pada contoh tersebut menunjukkan jenis konstruksi ban bias (bias ply). Ban dengan tanda ini memiliki dinding ban yang cenderung lebih lentur dan fleksibel, serta sangat umum dipakai untuk harian.
Selain ukuran, perhatikan pula kode lain pada sidewall, termasuk indeks beban dan speed rating.
Kapan Ban Motor Harus Diganti?

Periksa ban secara berkala dan pertimbangkan penggantian jika menemukan:
- TWI (Tire Wear Indicator) sudah sejajar dengan permukaan tapak, menandakan ban telah mencapai batas keausan.
- Retakan pada tapak, bahu, atau sidewall.
- Benjolan atau deformasi.
- Sobekan atau kerusakan akibat benturan.
- Karkas atau lapisan dalam mulai terlihat.
- Kebocoran yang berulang atau kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
- Kerusakan akibat oli atau zat korosif.
Cara Menangani Ban Tubeless Bocor
Jika ban tubeless bocor karena tusukan pada area tapak yang memungkinkan diperbaiki, plug atau tire repair kit dapat digunakan sebagai solusi sementara agar motor bisa dibawa ke tempat yang aman atau bengkel. Namun, metode tersebut bukan pengganti pemeriksaan profesional.
Cara tambal ban tubeless alat ini adalah:
-
Cari sumber kebocoran dan pastikan motor berada di tempat yang aman.
-
Setelah itu bersihkan lubang sumber kebocoran menggunakan alat pembuka lubang yang memiliki ulir seperti sekrup.
-
Kemudian ambil satu karet panjang lalu masukan setengahnya pada alat pengait atau fixing hook dengan cara seperti memasukkan benang jahit.
-
Setelah memasukkan setengah karet, isi seluruh permukaan karet menggunakan lem atau tube fix glue.
-
Selanjutnya, tusukkan alat pengait pada lubang di ban tubeless hingga karet yang berlumur lem berhasil setengah masuk ke dalam lubang.
-
Tarik alat pengait dengan cepat agar karet tidak ikut tertarik ke luar dan tetap berada di lubang.
-
Tunggu selama beberapa saat hingga lem mengering dan lubang tertutup lalu potong ujung karet yang masih menjuntai ke luar.
-
Cek apakah masih ada celah kebocoran dengan mengisi tekanan angin hingga penuh dan cek gelembung dengan menyiramnya pakai air sabun.
-
Meski sudah terlihat aman, sebaiknya lo bawa motor ke bengkel terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Merawat ban merupakan bagian penting dari kegiatan riding yang bertanggung jawab. Semangat Live Bold dari Bold Riders juga dapat diterapkan lewat keberanian mengeksplorasi dunia roda dua dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kondisi motor.
Kalau lo adalah rider yang ingin terhubung dengan komunitas, lo bisa bergabung dengan Bold Riders yang membawa semangat Spirit of Brotherhood melalui berbagai aktivitas di dunia roda dua.
Pastikan lo udah follow Instagram @boldriders agar tidak ketinggalan update aktivitas komunitas, agenda riding, MotoGP, dan event otomotif lainnya. Bold Riders, Spirit of Brotherhood.

FAQ Seputar Ban Tubeless
- Apa keunggulan ban motor tubeless?
Ban tubeless tidak menggunakan ban dalam terpisah dan tusukan kecil pada area tapak tertentu sering menyebabkan kebocoran yang lebih lambat.
- Apakah ban biasa atau tubetype bisa dijadikan tubeless?
Tidak semua velg dan ban tubetype dapat langsung diubah menjadi sistem tubeless. Sistem tubeless membutuhkan velg yang mampu membentuk segel kedap udara, sehingga konversi sebaiknya diperiksa dan dilakukan oleh teknisi yang memahami kompatibilitas komponen.
- Kapan ban motor harus diganti?
Ganti ban ketika TWI sudah tercapai, terdapat retak, benjol, deformasi, kerusakan serius, kebocoran yang tidak dapat diperbaiki, atau tanda penuaan. Perhatikan juga rekomendasi produsen karena usia dan kondisi pemakaian dapat memengaruhi keputusan penggantian.
