Kebanyakan builder yang membangun motor BMW pasti melirik seri R Ninet. Tak sedikit pula yang membuat R Superbike S 1000 bahkan R 1200 R Roadster, tapi ini berbeda.

Sebuah flat tracker bermesin BMW G 310 R. Mesin berkapasitas 313cc bersilinder tunggal itu memang dibuat di India hasil kerjasama dengan TVS. Seri tersebut menjadi jualan BMW ke kalangan lebih luar.

Wedge motor dari Jepang pun mengubahnya. Motor yang punya gaya mirip KTM Duke itu kini menjadi lebih liar.

"Saya memiliki banyak tekanan, tapi saya tahu arah custom berdasarkan selera pemilik. Ini menjadi sulit karena terlalu dibebaskan," kata Takashi Nihira.
 


Ia mengaku harus menahan diri meski pemiliknya memberi kebebasan seratus persen. Hal pertama yang dilakukan adalah penyesuaian dengan karakter motor tersebut.

"Saya pribadi suka gaya tracker karena begitu bebas. Bayangan saya adalah motor custom yang bisa dikendarai di dalam kota, motor yang bisa digunakan sehari-hari," tuturnya.

Chassis baru dibangun dengan berbagai kerangka. Tapi, identitas BMW dengan ubahan seperti itu tentu bakal menghilang. Ia pun lantas hanya membangun bagian subframe dengan swing arm baru dan setup suspensi yang lebih empuk.



Desain barunya memang benar-benar bikin perhatian. Ia mengubah posisi suspensi belakang tepat di bawah tangki bahan bakar. Bayangkan, trial and error pada ubahan tersebut.

"Saya berencana memindahkan suspensi ke sisi frame, tapi setelah memulai prosesnya, saya tak sengaja meletakkan suspensi di atas mesin. Keseimbangannya begitu sempurna," ungkapnya.

Bodywork baru pun lantas dibuat menyesuaikan ubahan awalnya itu. Sistem pembuangan dibuat lebih tinggi pada bagian belakang.

Garpu depan memakai up side down 41mm dengan diturunkan sedikit. Velg ukuran 17 inchi diganti dengan 19 inchi dengan balutan ban Maxxis.